Massa Rusak Mobil Pelat Merah, 19 Pedemo Makassar Diamankan

CNN Indonesia | Kamis, 26/09/2019 20:58 WIB
Massa Rusak Mobil Pelat Merah, 19 Pedemo Makassar Diamankan Mahasiswa di Makassar merusak mobil plat merah. (CNN Indonesia/Sari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Unjuk rasa ratusan mahasiswa bercampur massa lain berujung aksi perusakan sejumlah kendaraan, Kamis (26/9). Massa aksi yang terpusat di depan Gedung DPRD Sulsel merusak mobil plat merah yang melintas di depan Universitas Hasanuddin.

Pantauan CNNIndonesia.com, tak jelas jati diri pengunjuk rasa yang diperkirakan jumlahnya puluhan orang itu. Namun di antaranya ada mengenakan seragam putih abu-abu, selebihnya pakaian biasa lengkap dengan topi, penutup wajah.

Awalnya massa membakar ban bekas di sisi traffic light, selanjutnya melintas mobil warna hitam berpelat merah langsung disandera dan digunakan untuk memblokade jalan.


Kemudian mereka beramai-ramai mereka membalik mobil itu disusul pukulan dengan menggunakan kayu. Akibatnya kaca-kaca mobil pecah dan penyok.
Mobil itu ditulisi tulisan "Kami Marah". Tidak lama kemudian, melintas satu lagi mobil plat merah yang lajunya lambat karena pengunjuk rasa menghalangi.

Para pengunjuk rasa langsung melompat ke kap mobil lalu beramai-ramai memukulinya. Kedua mobil itu masing-masing type Panther dengan nomor polisi B 2859 D dan B 1426 PD Panther.

Personel kepolisian yang tadinya mengamankan aksi langsung meluncur ke lokasi kejadian depan kampus Unhas itu. Setibanya di lokasi, gas air mata ditembakkan membuat pengunjuk rasa berlarian menyelamatkan diri.
Polisi pun mengejar dan menangkap satu per satu. Bukan hanya dua mobil yang rusak, masih ada lagi satu unit yakni mobil bernomor polisi DP 1096 KF tapi bukan karena dirusak pengunjuk rasa melainkan terkena flash ball atau senjata pelontar gas air mata. Akibatnya, kaca-kaca mobil pecah.

"Sudah ada 19 orang yang diamankan," kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo saat berikan keterangan pers di depan pintu masuk kampus merah itu.

Ditanya soal jati diri pengunjuk rasa, dia mengaku masih didalami semuanya. Mereka dibawa ke Mapolrestabes Makassar.
[Gambas:Video CNN] (svh/ain)