Halu Oleo Serukan Salat Gaib di Seluruh Masjid Kampus

CNN Indonesia | Jumat, 27/09/2019 12:02 WIB
Halu Oleo Serukan Salat Gaib di Seluruh Masjid Kampus Jenazah almarhum Immawan Randi (21) berada dibawa di ruang jenazah RS Abunawas Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019). (ANTARA FOTO/Jojon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Universitas Halu Oleo (UHO) menyatakan dalam kondisi duka mendalam atas insiden tewasnya dua mahasiswa yang menjadi peserta unjuk rasa di gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Muhammad Yusuf Qardawi (19) dan Himawan Randi (21).

"Kami sangat berduka dengan meninggalnya dua mahasiswa kami. Kami mengawal dari awal kejadian, sampai tadi malam hingga pagi. Memastikan kedua jenazah sampai ke keluarganya masing-masing," jelas Rektor Universitas Halu Oleo Prof. Muh Zamrun ketika dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon pada Jumat (27/9).

Zamrun mengatakan pihaknya telah mengajak seluruh civitas akademika serta masyarakat sekitar kampus untuk melalui salat gaib bersama di masjid-masjid di dalam dan sekitar kampus. Salat gaib akan dilakukan setelah pelaksanaan salat Jumat.


"Semua masjid kampus dan di perumahan sekitar kampus akan melaksanakan salat gaib," tuturnya.
Pihak universitas, kata dia, juga terus berkoordinasi dengan pihak berwajib guna mengawal penyidikan terhadap insiden meninggalnya kedua mahasiswa tersebut.

Bersamaan dengan itu Zamrun mengimbau mahasiswa dan masyarakat tetap tenang menyikapi insiden tersebut. Ia menuturkan bahwa meninggalnya Yusuf dan Randy merupakan duka bersama. Sehingga baiknya seluruh mahasiswa dan masyarakat turut berdoa dan meminta perlindungan untuk kebaikan semua.

"Tentu doa untuk almamater kami Universitas Halu Oleo, untuk Sulawesi Tenggara, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambah Zamrun.

[Gambas:Video CNN]

Aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sulsel, Kamis (26/9) menewaskan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Himawan Randi dan Muhammad Yusuf Qardawi/ Himawan Randi meninggal dunia dengan kondisi lubang sedalam empat sentimeter di dada sebelah kanan. Randi wafat sebelum sempat mendapat penanganan medis di RS Abunawas, Kendari.

Sementara itu, Yusuf Qardawi meninggal dunia pada Jumat (27/9) pukul 04.05 WITA. Qardawi sempat memasuki fase kritis, hingga akhirnya dilakukan operasi usai pendarahan di bagian kepala. Polda Sulawesi Tenggara tengah membentuk tim gabungan melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.
(fey/ain)