Rapat yang dipimpin oleh Wiranto dihadiri oleh sejumlah pimpinan instansi dan lembaga terkait, yakni Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, dan Menteri Kesehatan Nila Moeloek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wiranto mengatakan pelantikan tersebut merupakan amanat konstitusi yang harus diikuti oleh seluruh elemen bangsa. Sebab, pelantikan merupakan puncak dari pemilihan umum yang sudah dilakukan dengan melibatkan rakyat.
"Kita akan rapatkan bersama, barisan, kita ajak masyarakat untuk bersama meyakini bahwa amanat konstitusi itu," imbuh dia.
Selain pelantikan, Wiranto menjelaskan bahwa rapat terbatas membahas seputar hari kesaktian pancasila; gempa Maluku serta kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah; Papua dan Papua Barat; serta demonstrasi tolak UU KPK yang sudah disahkan dan RKUHP.
[Gambas:Video CNN]
Wiranto menegaskan negara selalu hadir untuk senantiasa menyelesaikan situasi yang dapat mengancam kedaulatan negara. Ia pun berharap agar masyarakat dapat tenang dan mempercayai aparat keamanan dalam merespons setiap tindakan yang anarkis.
Dia juga berharap masyarakat tenang dan mempercayakan kepada aparat keamanan terkait potensi gerakan yang bisa mengancam negara. (wis/ryn)