Ricuh di Dekat Mapolda Metro, 7 Orang Ditangkap

CNN Indonesia | Senin, 30/09/2019 18:39 WIB
Ricuh di Dekat Mapolda Metro, 7 Orang Ditangkap Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bentrok aparat dan massa demonstrasi pecah di dekat markas Polda Metro Jaya, Senin (30/9) selepas magrib. Gas air mata dilepaskan berkali-kali ke arah demonstran yang mencoba merangsek ke dalam Polda Metro Jaya. Sebanyak tujuh orang diamankan dan dibawa ke Mapolda Metro Jaya.

Bentrok terjadi tepat di seberang Gedung Bank Mandiri dekat Polda Metro Jaya. Bentrok ini berawal dari keinginan massa merangsek masuk markas Polda Metro Jaya, pada sore.
Massa bahkan melempari markas Polda Metro Jaya dengan batu dari dalam tol dalam kota Cawang arah Grogol.

Pantauan CNNIndonesia.com, sedikitnya enam tembakan gas air mata dilepaskan oleh polisi ke arah demonstran.


Tembakan gas air mata itu dibalas dengan petasan dan batu dari arah demonstran. Polisi sempat maju untuk memukul mundur para demonstran. Jalan Gatot Subroto di depan markas Polda Metro Jaya ditutup.

Dalam bentrokan ini polisi berhasil mengamankan tujuh orang demonstran. Mereka langsung digiring masuk ke dalam markas Polda Metro Jaya. 

Sebelumnya, bentrok juga terjadi di depan Gedung DPR dan di Jalan Palmerah belakang Gedung DPR. Massa berhadap-hadapan dengan aparat yang bertugas menjaga gedung wakil rakyat.

Massa demonstran ini terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan masyarakat. Mereka menggelar unjuk rasa menolak UU KPK dan sejumlah RUU lain yang dianggap kontroversial dan mengancam demokrasi. (ctr/wis)