93 Pengungsi dari Sentani Kembali ke Wamena

CNN Indonesia | Minggu, 13/10/2019 11:20 WIB
93 Pengungsi dari Sentani Kembali ke Wamena Warga saat mengungsi meninggalkan Wamena pascakerusuhan pada Senin (23/9). (Foto: ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat Hercules milik TNI-AU C-130 dengan Reg A-1336 mengangkut 93 pengungsi yang tinggal sementara di Sentani, Kabupaten Jayapura kembali ke Wamena, Kabupaten Jayapura pada Sabtu (12/10) pagi.

Selain 93 orang pengungsi, sekitar 21 personel Zipur X juga turut kembali ke Wamena menuju Ke Kodim/1702 Jayawijaya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal mengatakan 88 diantara para pengungsi tersebut kembali ke rumah masing-masing di Wamena. Sementara lima orang lainnya kembali ke pengungsian sementara di Gedung Tongkonan, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.


"Sebagian besar kembali ke rumah masing-masing adn beberapa diantaranya ke Gedung Tongkonan," ungkapnya seperti dilansir Antara.

Arus pengungsi yang eksokus berangsur-angsur mulai kembali ke Wamena. Ribuan orang memilih untuk mengungsi pascakerusuhan yang terjadi pada 23 September 2019 di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Sejumlah pengungsi memutuskan untuk mengungsii ke Sentani, Kabupaten Jayapura, Timika, Mimika, bahkan ada yang kembali ke kampung halamannya yakni Jawa, Bima, Sulawesi, hingga Maluku Utara.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan keamanan Wiranto pada Rabu (9/10) menegaskan akan menambah pasukan keamanan TNI dan Polri di Wamena dan Ilaga, Papua untuk memulihkan situasi seperti semula.

Wiranto mengatakan situasi di Wamena dan Ilaga saat ini sudah aman.

"Di Wamena sudah aman, di Ilaga juga kami dapat laporan sudah aman, apalagi Jayapura sudah sangat-sangat normal. Tugas kita sekarang meyakinkan saudara-saudara pengungsi bahwa keadaan itu sudah normal. Kalau sudah normal dan sudah aman, mereka juga ingin kembali ke Wamena dan Ilaga untuk melanjutkan pekerjaan," katanya. (Antara)