Dikepung 8 Fraksi, Gerindra Ingin Voting Tertutup Ketua MPR

CNN Indonesia | Kamis, 03/10/2019 19:57 WIB
Fraksi Gerindra di MPR optimis tetap bisa meloloskan Ahmad Muzani menjadi Ketua MPR meski ada delapan fraksi yang diklaim mendukung Bambang Soesatyo. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fraksi Partai Gerindra meminta pemilihan Ketua MPR periode 2019-2024 dilakukan dengan mekanisme voting atau pemungutan suara yang berlangsung secara tertutup.

Anggota Fraksi Partai Gerindra di MPR Habiburokhman mengatakan pihaknya yakin akan memenangkan pemilihan Ketua MPR, meskipun harus melawan delapan fraksi yang sebelumnya diklaim mendukung calon dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo.

"(Voting) tertutup, lah," kata Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (3/10).


Menurutnya, segala kemungkinan masih bisa terjadi dalam proses pemilihan Ketua MPR periode 2019-2024. Ia pun berkata, kemungkinan Rapat Paripurna pemilihan pimpinan MPR akan kembali ditunda selama dua jam menjadi pukul 21.00 WIB.

"Mungkin kita tunda lagi sampai jam 21.00 WIB, masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi ya kan, yang tadi diinformasikan A bisa saja jadi B," ucap Habiburokhman.

Lebih jauh, dia menyampaikan bahwa sejumlah petinggi Fraksi Partai Gerindra yaitu Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad, dan Riza Patria tengah menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan.

Menurutnya, pertemuan dengan Prabowo itu dilakukan untuk menyampaikan perkembangan situasi dalam pemilihan Ketua MPR sekaligus meminta masukan yang harus dilakukan.

"Sekaligus nanti perintah terakhir apa. Jadi pendapat tersebut dielaborasi Pak Prabowo, lalu keluarlah perintah," ucap Habiburokhman.

Pemilihan Ketua MPR periode 2019-2024 mengerucut hanya pada Bambang Soesatyo dari Golkar dan Ahmad Muzani dari Gerindra. Kedua politisi itu masih melakukan sejumlah manuver politik untuk mendapatkan dukungan.

Ketua Fraksi Partai NasDem di MPR Johnny G Plate menyatakan tinggal Gerindra yang masih berbeda pilihan terkait sosok yang akan menduduki Ketua MPR.

[Gambas:Video CNN]

Johnny berkata, Gerindra masih menginginkan Muzani jadi Ketua MPR periode 2019-2024. Hal itu membuat proses pemilihan MPR tidak bisa dilakukan secara musyawarah mufakat hingga saat ini.

"Dari 10, delapannya sudah solid (dukung Bamsoet). Tinggal DPD juga mendukung Bamsoet, tetapi perlu konfirmasi dan sekarang diberikan kesempatan satu jam untuk mendapatkan rekomendasi, Gerindra yang masih mendukung Muzani sebagai calon ketua," kata Johnny kepada wartawan di Kompleks Parlemen.

Terpisah, unsur DPD juga telah resmi mendukung Bamsoet menjadi Ketua MPR periode 2019-2024.

"Kami DPD menyatakan dukungan kepada Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR," kata Ketua Unsur DPD di MPR Intsiawati Ayus. (mts/wis)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK