KPK Periksa Tersangka Suap Proyek SPAM Rizal Djalil

CNN Indonesia | Senin, 07/10/2019 11:48 WIB
KPK Periksa Tersangka Suap Proyek SPAM Rizal Djalil Anggota BPK tersangka suap proyek SPAM Rizal Djalil. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap
Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil, Senin (7/10). Ia akan diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2017-2018.

Ini merupakan kali pertama Rizal diperiksa sebagai tersangka.

"Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (7/10).


Selain itu, penyidik KPK juga akan meminta keterangan dari Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama Leonardo Jusminarta Prasetyo. Seperti Rizal, Leonardo juga akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Rizal dan Leonardo sampai saat ini belum ditahan oleh KPK usai ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (25/9).

Lebih lanjut, penyidik komisi antirasuah itu juga akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Mereka di antaranya ialah Anggota Tim Pemantauan dan Evaluasi Proyek Strategis Nasional Kementerian PUPR, Pramono; Direktur Proyek PT Wijaya Kusuma Emindo, Yuliana Enganita Dibyo; Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa, Irene Irma; dan pihak swasta bernama Ichsan.

Keempat orang itu akan dimintai keterangannya untuk tersangka Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama Leonardo Jusminarta Prasetyo.

Dalam perkara ini, KPK sudah menggeledah kantor PT Minarta Dutahutama (PT MD) terkait dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2017-2018, pada Jum'at (27/9) lalu.

Febri menyatakan pihaknya menyita sejumlah dokumen dan barang bukti terkait perkara.

"Hingga Jum'at malam kemarin tim sudah lakukan penggeledahan di kantor PT MD [Minarta Dutahutama] di Tower Ayodya, Jakarta. Dari penggeledahan tersebut disita sejumlah dokumen proyek SPAM dan barang bukti elektronik," kata Febri kepada wartawan, Senin (30/9).
[Gambas:Video CNN]
KPK pun juga telah mengirimkan surat pencegahan ke luar negeri terhadap Anggota IV BPK RI Rizal Djajil dan Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama Leonardo Jusminarta Prasetyo selama 6 bulan ke depan. Pencegahan dilakukan guna keperluan penyidikan.

Penetapan tersangka terhadap kedua orang ini merupakan pengembangan penanganan dari operasi tangkap tangan yang dilakukan tim penindakan KPK pada Desember 2018.
(ryn/ugo)