BMKG: Cuaca Indonesia Tak Terpengaruh Topan Hagibis

CNN Indonesia | Minggu, 13/10/2019 15:33 WIB
BMKG: Cuaca Indonesia Tak Terpengaruh Topan Hagibis Topan Hagibis yang menerjang Jepang, Sabtu (12/10). (Foto: Yohei Kanasashi/Kyodo News via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan topan Hagibis kini tengah bergerak meninggalkan daratan Jepang. Hal ini didapat dari hasil analisis Badan Meteorologi Jepang (JMA) pada Minggu (13/10).

Sebelumnya BMKG pernah menyatakan badai yang menerjang Jepang itu dapat berdampak pada cuaca di Indonesia hingga memicu gelombang setingga 1,25 hingga 4 meter di sejumlah wilayah.

Deputi Bidang Meteorologi, Mulyono Rahadi Prabowo mengatakan badai yang sudah bergerak meninggalkan Jepang itu tidak akan berdampak pada cuaca di Indonesia.
"Dalam 24 jam ke depan JMA memprakirakan topan Hagibis akan menurun intensitasnya. Posisi topan Hagibis pada pagi ini makin jauh dari wilayah Indonesia tidak memberikan dampak terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut Indonesia," ujar Mulyono dalam keterangan tertulisnya.


Mulyono menambahkan, potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat di sejumlah wilayah di Indonesia bagian utara akan lebih dipengaruhi oleh faktor lain.
"Dipengaruhi oleh adanya daerah tekanan udara rendah di wilayah Indonesia bagian utara yang memebentuk daerah pertemuan angin yang memanjang dari Semenanjung Malaysia hingga Laut Sulawesi," jelasnya.

Topan Hagibis menerjang Jepang pada Sabtu (12/10) membawa curah hujan tinggi ke sejumlah wilayah, termasuk Tokyo. Hingga Minggu (13/10) dilaporkan 11 orang tewas akibat tanah longsor dan tersapu banjir yang meluap dari tepi sungai.

[Gambas:Video CNN] (ani)