Tomsi menerangkan sebelum ditusuk, Wiranto sempat datang ke lokasi transit. Ditempat tersebut, banyak warga dan anak-anak yang menunggu kedatangannya. Pelajar pun meminta foto bersama dengan Wiranto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat penyerangan itu, Wiranto langsung dibawa masuk kembali ke dalam mobilnya dan segera dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang. Usai lukanya di obati di sana, Wiranto segera diterbangkan ke Jakarta menggunakan helikopter TNI AU dari Alun-alun Pandeglang sekitar pukul 14.00 WIB.
Dua pelaku yang merupakan pasutri itu pun berhasil diringkus di lokasi penusukan. Setelahnya, polisi segera menggeledah sebuah kontrakan yang ditempati pelaku di Kampung Sawah, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.
Kedua pelaku penyerangan Wiranto merupakan pasanga suami istri. Hasil pemeriksaan sementara, sang suami berinisial SA, warga Desa Tanjung Mulia Hilir, Kecanatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara. Sedangkan istrinya berinisial FA, warga Desa Sitanggai, Kecamatam Karangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Keduanya diperkirakan baru dua bulan tinggal di Kampung Sawah, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.
"Pelaku baru dua bulan di sana [tinggal di Menes], [pelaku] suami istri," kata Tomsi.
[Gambas:Video CNN]
Kemudian pelaku perempuan, FA, ikut menerobos penjagaan. Melihat hal tersebut, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto mencoba menghentikan sehingga dirinya pun terluka.
"Yang laki-laki [menusuk menggunakan] belati, perempuan [menusuk menggunakan] gunting," ujar Tomsi.
Sementara itu, Wiranto saat ini diketahui telah berada di RSPAD Gatot Soebroto untuk menjalani perawatan. Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan keadaan Wiranto kini sudah sadar seusai mendapat perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.