Moeldoko, Susi, hingga Agum Gumelar Jenguk Wiranto di RSPAD

CNN Indonesia | Jumat, 11/10/2019 10:45 WIB
Moeldoko, Susi, hingga Agum Gumelar Jenguk Wiranto di RSPAD Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah pejabat sejak pagi berdatangan satu per satu menjenguk Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (10/10). Wiranto menjalani perawatan di sana pascaditusuk orang tak dikenal di Pandeglang, Banten, kemarin.

Pantauan CNNIndonesia.com, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Agum Gumelar tiba di rumah sakit pukul 10.00 WIB. Mengenakan kemeja abu-abu bercorak batik, Agum bergegas masuk ke Paviliun Kartika setelah menyalami petugas keamanan.

Sebelumnya ada Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti yang datang terlebih dulu pada pukul 09.40 WIB dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sekitar pukul 08.30 WIB.


Para pejabat yang datang membesuk Wiranto tersebut belum satupun memberikan komentar. Menkopolhukam Wiranto diketahui dirawat inap di RSPAD Gatot Subroto sejak Kamis (10/10).

Wiranto diserang orang tak dikenal dengan menggunakan senjata tajam di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Ia terluka di bagian perut sebelah kiri bawah. Wiranto lantas dilarikan ke RSUD Berkah, Pandeglang sebelum dibawa ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

[Gambas:Video CNN]
Polisi menangkap dua orang yang diduga menyerang Wiranto. Penyerang merupakan pasangan suami istri. Polisi menyebut keduanya terpapar ISIS.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif penyerangan Wiranto tersebut.

Akibat penusukan Wiranto, mantan Panglima ABRI (sekarang TNI) mengalami setidaknya dua luka pada perut sisi kiri. Ia awalnya mendapatkan perawatan di RSUD Berkah, Pandeglang, kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Selain Wiranto, tiga orang lainnya juga terkena tusukan pelaku, yaitu ajudan Wiranto, Kapolsek Menes Pandeglang Kompol Daryanto, dan seorang pegawai Universitas Mathla'ul Anwar.

(ika/kid)