Jokowi Akui Susunan Kabinet Bisa Berubah Usai Bertemu SBY

CNN Indonesia | Jumat, 11/10/2019 14:21 WIB
Jokowi Akui Susunan Kabinet Bisa Berubah Usai Bertemu SBY Pertemuan antara Presiden Jokowi dan Presiden keenam RI SBY, kemarin, disebut membuka peluang perubahan kabinet. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan susunan kabinet untuk periode 2019-2024 telah selesai dibentuk. Namun, Jokowi tak menutup peluang dirinya kembali merubah susunan kabinet itu jelang pelantikan 20 Oktober.

"Ya mungkin ada pertimbangan masih bisa berubah," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10).

Jokowi mengakui salah satu alasan dirinya merubah kembali susunan kabinet yang telah terbentuk ini karena telah berbincang dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin.


"Iya [karena telah berbincang dengan SBY]," ujar presiden terpilih itu.

Jokowi mengatakan pengumuman kabinet barunya nanti bisa dilakukan usai pelantikan pada 20 Oktober atau sehari setelah pelantikan. Jokowi dan wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin sudah mempersiapkan semuanya.

[Gambas:Video CNN]
"Mungkin bisa dihari yang sama dengan pelantikan, mungkin sehari setelah pelantikan. InsyaAllah semua akan kami siapkan," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi melakukan pertemuan empat mata dengan SBY di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta. Jokowi mengaku berbicara masalah politik, ekonomi, dan keamanan.

Mantan wali kota Solo itu mengatakan salah hal yang dibahas bersama SBY adalah peluang Demokrat masuk dalam kabinet periode keduanya. Namun, Jokowi menyebut dalam pertemuan dengan SBY itu belum muncul kesepakatan.

"Kita berbicara itu tapi belum sampai ke sebuah keputusan," ujar Jokowi kemarin.

Meski demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta itu enggan menjelaskan detail pembicaraan peluang Demokrat gabung kabinet. Jokowi pun meminta awak media menanyakan juga ke SBY langsung.

"Ditanyakan langsung ke Pak SBY, langsung," ucap Jokowi.

(fra/arh)