Di HUT ke-74, Gubernur Jatim: Rawat Persatuan dan Kesatuan

Advertorial, CNN Indonesia | Selasa, 15/10/2019 00:00 WIB
Di HUT ke-74, Gubernur Jatim: Rawat Persatuan dan Kesatuan Foto: dok. Biro Humas & Protokol Pemprov Jatim
Jakarta, CNN Indonesia -- Bertepatan dengan peringatan HUT Provinsi Jawa Timur (Jatim) ke-74, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berpesan agar masyarakat Jatim terus merawat dan menjaga persatuan, persaudaraan, dan kerukunan.

"Jawa Timur harus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh warga bangsa yang beraneka  suku, agama,  budaya, tradisi, dan adat istiadat. Karena Jawa Timur adalah bagian integral  NKRI sehingga kemajemukan, ke-bhinneka-an, dan keragaman harus dijaga agar berseiring secara harmoni sesuai bhakti ke- 9 Nawa Bhakti Satya yaitu Jatim Harmoni," ungkap Khofifah dalam keterangan tertulis.

Saat memperingati HUT ke-74 Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (12/10/2019) itu, Khofifah mengatakan sekalipun terjadi gesekan akibat perbedaan pendapat dan pandangan di masyarakat, hendaknya tidak diperuncing dan dibesar-besarkan. Sebaliknya, prinsip tabayyun harus senantiasa dikedepankan agar terhindar dari upaya pecah belah dan adu domba dari pihak  yang tidak ingin Indonesia maju.


Upaya pecah belah itu, lanjut Khofifah, salah satunya dilakukan dengan menyebar fitnah, berita bohong, dan provokasi melalui berbagai kanal informasi. Semburan fitnah, kabar bohong, dan provokasi yang massif tersebut jika tidak disaring maka akan berbuntut pada konflik horizontal di tengah-tengah masyarakat.

"Kalau suasana Jawa Timur tidak aman dan kondusif maka akan merugikan seluruh pihak. Aktivitas ekonomi, pendidikan, pemerintahan, kesehatan, dan lain sebagainya juga ikut tersendat. Kalau seperti itu dapat menghambat kemajuan Jawa Timur. Ini yang harus kita pahami bersama," ujarnya.

Khofifah mengatakan, Jawa Timur yang kini berusia 74 tahun harus menjadi contoh bagi daerah lain bagaimana cara merawat persatuan dan kesatuan bangsa. Jawa Timur juga harus menjadi contoh bagaimana modernisasi dan pembangunan berjalan serasi dengan akar kebudayaan masyarakat Jawa Timur yang penuh gotong royong, toleran, santun, dan agamis.
Foto: dok. Biro Humas & Protokol Pemprov Jatim
Dalam upacara peringatan HUT ke-74 Jatim di Gedung Negara Grahadi itu, hadir Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Pimpinan dan Anggota DPRD, Pimpinan Forkopimda, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Pangkoarmada II,  kepala perwakilan negara sahabat, bupati/walikota se-Jawa Timur, dan sejumlah tokoh agama, masyarakat, rektor, dan pimpinan parpol.

HUT Provinsi Jawa Timur ke-74 tahun ini mengambil tema 'Semangat Nawa Bhakti Satya, untuk Jawa Timur Maju dan Sejahtera'. Perayaan Hari Jadi ke-74 Provinsi Jatim  juga dimeriahkan melalui pesta dan hiburan rakyat yang diselenggarakan pada 13 Oktober di halaman Gedung Negara Grahadi di sepanjang Jalan Gubernur Suryo. Terdapat panggung hiburan, musisi ibu kota hingga sajian 20 ribu makanan yang bisa didapatkan secara gratis. (adv/adv)