Soal Jatah Menteri, Cak Imin Sebut Gerindra Bak Makmum Masbuk

CNN Indonesia | Selasa, 15/10/2019 00:47 WIB
Soal Jatah Menteri, Cak Imin Sebut Gerindra Bak Makmum Masbuk Ketum PKB Muhaimin Iskandar. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyatakan PKB mengizinkan Gerindra masuk ke dalam kabinet presiden Joko Widodo periode 2019-2024. Menurutnya, kursi menteri PKB tidak terancam meski Gerindra masuk ke dalam koalisi pemerintah.

"Tidak ada masalah (Gerindra mendapat jatah kursi menteri). Istilah salat itu, kalau salat ada imam, ada makmum," ujar Cak Imin usai menggelar pertemuan dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (14/10).

"Nah makmum yang datangnya di belakang itu makmum masbuk," ujarnya.


Cak Imin tak menjelaskan istilah makmum masbuk yang disematkan kepada Gerindra. Cak Imin terlihat langsung meninggalkan pewarta yang memintanya untuk menjelaskan maksud dari istilah itu.
Namun, Cak Imin sempat menjelas isi pertemuan dengan Prabowo sebelum melontarkan pernyataan itu. Ia mengklaim pertemuan yang berlangsung tertutup selama hampir dua jam itu membahas soal kesiapan Gerindra mendukung pemerintahan dari dalam maupun luar kabinet.

Adapun kesepakatan terkait kabinet, ia menyatakan sejauh ini belum ada kesepakatan.

"Secara umum kesepakatan kerjasama di legislatif dan berbagai bidang untuk percepatan pembangunan nasional," ujarnya.
Terpisah, Prabowo menegaskan komposisi kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi selaku presiden. Namun, ia menegaskan siap masuk ke dalam pemerintahan jika dibutuhkan oleh Jokowi.

"Tapi kita di luar pun, kita siap membantu, kita siap mendukung," ujar Prabowo di DPP PKB, Jakarta. (pjs/age)