"Sebenarnya dalam pemerintahan yang baik perlu ada keseimbangan. jadi artinya check and balance. Dalam kata lain perlu ada oposisi yg soft," tutur JK seperti dilansir dari acara Mata Najwa di Trans 7, pada Rabu (16/10).
"Kalau semuanya bergabung dalam suatu box itu juga bisa pecah di dalam," tambah JK.
JK mengatakan penyusunan kabinet memerlukan banyak pertimbangan. Banyak hal yang perlu diperhatikan Jokowi dalam memilih deretan menteri di periode selanjutnya. Tak hanya persoalan politik, sejumlah faktor lain juga perlu diingat, seperti gender, wilayah asal, sampai agama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu masalah koalisi," ujarnya singkat.
Syarat kedua agar konsep strategi dorongan besar yang telah dibuat harus dijalankan oleh orang kepercayaan Gerindra.
Pembahasan ini menindaklanjuti Presiden Joko Widodo yang menerima kunjungan dari dua ketua umum partai politik lawannya pada Pemilihan Presiden 2019 lalu.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyambangi istana sehari setelah presiden keenam sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono juga berkunjung ke istana.
Pertemuan ini kemudian dibaca sebagai signal keinginan Gerindra dan Demokrat meminta kursi menteri di pemerintahan Jokowi periode kedua. (fey/age)