Polisi Periksa 4 Pemuda Cekoki Kucing dengan Ciu

CNN Indonesia | Kamis, 17/10/2019 21:37 WIB
Polisi Periksa 4 Pemuda Cekoki Kucing dengan Ciu Ilustrasi kucing. (bella67)
Surabaya, CNN Indonesia -- Polisi memeriksa empat orang yang diduga terlibat dalam video viral tentang aksi pria yang diduga memberikan minuman beralkohol, berjenis ciu, pada seekor kucing. Aksi itu terekam dalam sejumlah video viral yang diunggah oleh akun instagram @azzam_cancel.

Minuman itu diduga membuat si kucing mengalami kejang-kejang, hingga berujung kematian. Sontak hal itu, ramai menuai kecaman publik. Diketahui pemilik akun tersebut adalah seorang mahasiswa yang berkuliah di Yogyakarta, namun saat kejadian, ia disebut tengah berada di kampung halamannya, di Tulungagung, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan hal itu. Ia mengatakan pihaknya bergerak cepat, mencari keberadaan pelaku. Empat orang pun sudah dimintai keterangan.


"Sudah empat orang yang kita mintai keterangan, untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Barung, saat dikonfirmasi, Kamis (17/10) malam.

Dari penyelidikan kepolisian, aksi penganiayaan kucing itu dilakukan sekelompok pemuda, di Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, pada Rabu (16/10) malam.


Barung mengatakan dari keterangan, aksi itu bermula saat Ahmad Azam berkunjung ke rumah salah satu rekannya yang terletak di Dukuh, Gondang, Tulungagung.

"Saat di rumahnya temannya, mereka melihat salah satu temannya bermain sama kucing kesayangannya namun di saat bermain, kucing itu tiba-tiba muntah muntah, setelah memakan bangkai tikus," ujar Barung.

Selanjutnya, ujar Barung, Azam dan kawannya pun mencari air kelapa muda dengan maksud untuk menetralkan racun yang mungkin ada di kucing. Akan tetapi, kucing tersebut diberi air kelapa muda dan malah kejang-kejang sebelum akhirnya tewas.

"Kemudian kucing kejang terus mati akhirnya kucing di kubur, dari awal mereka katakan kucing kemungkinan makan bangkai tikus yang makan racun tikus, akhirnya kucing mati dan dibuktikan tikus banyak yang mati di sebelah kucing," kata dia.

[Gambas:Video CNN]

Namun, ternyata kejadian itu direkam dan dipublikasikan oleh Azam, dengan disertai keterangan yang diklaim oleh para pelaku, tidak sesuai dengan faktanya. Mereka bahkan mengaku hanya iseng.

"Perlu di ketahui bahwa apa yang di tulis Ahmad Azam bahwa kucing dibuat percobaan ciu, dalam akun @azzam_cancel, tidak sesuai yang terjadi, dan dilakukan hanya untuk iseng," katanya.

Kendati demikian, kepolisian masih mendalami kebenaran keterangan tersebut. Barung mengatakan melalui Kepolisian Sektor Gondang, Tulungagung, bangkai kucing tersebut pun telah dievakuasi untuk penyelidikan dan pembuktian lebih lanjut.

"Saat ini (kubur) bangkai kucing oleh pihak Polsek Gondang, sudah dibongkar bersama bangkai tikus untuk bahan penyelidikan dan pembuktian," kata dia.

(frd/DAL)