Ia berpesan, perkelahian dalam bentuk apapun bakal berujung ke kerugian terhadap bangsa.
"Yang paling penting bukan hanya pemerintah atau presiden, tapi seluruh warga negara Indonesia mesti sadar bahwa membuang-buang energi untuk bertikai itu tidak akan banyak gunanya untuk bangsa kita," jelas dia lagi.
Suharyo melanjutkan, masyarakat harus fokus mewujudkan cita-cita bersama bangsa. Ia mengatakan, lima poin Pancasila bisa dijadikan panduan untuk membentuk moral warga negara Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, untuk membentuk watak dan nilai yang sesuai dengan Pancasila tersebut diperlukan sosok yang bisa menjadi contoh.
Suharyo juga mengingatkan, penting bagi pemimpin juga warga negara Indonesia untuk membiasakan diri dengan perbedaan. Kecakapan merawat perbedaan tersebut dipercaya bakal mampu memajukan bangsa.
"Realitas kehidupan beragama harus disadari, perbedaan itu harus dikelola dengan baik. Agama apapun di Indonesia mesti dirawat dalam bingkai ke-Indonesia-an." (ika/age)