3 Kepala Daerah di Jatim Disebut Masuk Bursa Menteri

CNN Indonesia | Jumat, 18/10/2019 15:17 WIB
3 Kepala Daerah di Jatim Disebut Masuk Bursa Menteri Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekjend PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan ada tiga nama kepala daerah di Jawa Timur yang berpeluang menempati kursi menteri, dalam kabinet Joko Widodo -KH Ma'ruf Amin.

Tiga nama tersebut yakni Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Ngawi Budi Sulistyono alias Kanang, serta Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

"Kepala daerah dari PDIP di Jatim kan bagus-bagus, banyak itu, ada Pak Kanang, ada Pak Anas, ada Bu Risma, bahkan Bu Risma sudah jadi ketua DPP Partai," kata Hasto, ditemui di Kantor DPD PDIP Jatim, Surabaya, Jumat (18/10).


Hasto mengatakan  ketiga nama itu adalah hasil profiling yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Mereka dinilai mempunyai kapasitas yang baik. 

"Ya itu nama-nama, kalau presiden, di dalam profiling presiden, kemudian menilai kepala daerah itu baik, dan kemudian tentu saja hal itu akan dikonsultasikan didialogkan dengan Ibu Mega," ujarnya. 
Ketiga nama tersebut, kata Hasto, dijaring melalui salah satu jalur rekrutmen kabinet Jokowi-Ma'ruf, yakni melalui jalur kepala daerah. Namun soal terpilih atau tidaknya, hal itu akan bergantung pada keputusan Presiden Jokowi.

"Ada jalur kepala daerah, kalau dari Jatim misalnya yang diapresiasi oleh rakyat antara lain tiga nama kepala daerah itu, apakah ini masuk atau tidak, ya bapak presiden dan Ibu Megawati, kita tunggu tanggal mainnya tanggal 20 Oktober," ujarnya. 
[Gambas:Video CNN]
Selain melalui jalur kepala daerah, Hasto mengungkapkan baha setidaknya ada lima jalur yang digunakan Presiden Jokowi untuk menjaring nama-nama calon pengisi kabinetnya. 

"Hak dalam menyusun kabinet adalah prerogatif presiden. Tapi ada lima jalur untuk mengisi kabinet. Pertama, jalur parpol, kedua jalur profesional dan fungsional, ketiga jalur kepala daerah yang akan dipromosikan," kata dia. 

"Keempat jalur aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki integritas dan teknokrasi yang baik, kemudian kelima, jalur tokoh nasional atau tokoh masyarakat," tambahnya. 

Saat ini, kata Hasto, Presiden Jokowi dan Megawati pun telah melakukan pertemuan pada Kamis (17/5) kemarin, untuk membahas finalisasi penyusunan kabinet. 

"Untuk itu proses penyusunan sudah dilakukan finalisasi, Presiden sudah punya rancangan dan kemudian Ibu Mega, juga sudah ketemu, jam 15.30 WIB, sudah bertemu dengan bapak Presiden Jokowi, di Istana (Negara), dan finalisasi sudah dilakukan," kata dia.
(frd/ugo)