Pengamanan Gedung MPR Diperketat Jelang Pelantikan Presiden

CNN Indonesia | Sabtu, 19/10/2019 14:11 WIB
Pengamanan Gedung MPR Diperketat Jelang Pelantikan Presiden Jalan menuju gerbang belakang gedung DPR/MPR sudah ditutup. (Foto: CNN Indonesia/Feybien Ramayanti)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamanan di sejumlah area di kompleks DPR/MPR Senayan, Jakarta sudah mulai dilakukan menjelang sehari sebelum presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Pantauan CNNIndonesia.com, Sabtu (19/10), jalan menuju gerbang belakang gedung DPR/MPR sudah ditutup. Sebuah papan pengumuman dipasang yang menutup akses jalan tersebut bertulis jalan ditutup hingga 20 Oktober.

Terpantau di area tersebut puluhan aparat kepolisian sudah mulai dikerahkan untuk berjaga. Di dalam area kompleks DPR/MPR bagian belakang terlihat sejumlah tenda tempat aparat beristirahat.


Tenda-tenda tersebut juga banyak ditemukan di halaman depan kompleks. Terlihat sebanyak 9 kendaraan baracuda dan 4 mobil pikap Brimob diparkirkan di halaman depan kompleks. Namun area jalan depan kompleks DPR/MPR masih dibuka untuk akses kendaraan.

Sementara itu, di area sekitar Gedung Nusantara terlihat pasukan Paspampres sudah mulai berjaga dan melakukan pantauan.

Mereka terpantau melakukan geladi resik pengamanan di pintu belakang Gedung Nusantara. Terdapat setidaknya lima kendaraan barracuda yang berjaga di area tersebut.

Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan sekitar 30 ribu personel Polri dan TNI akan dikerahkan untuk mengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden.

Sejumlah personel tersebut akan disebar untuk menjaga setiap sudut Ibu Kota, terutama Istana Kepresidenan, Gedung DPR/MPR, kediaman presiden dan wapres terpilih, dan sejumlah jalur yang akan dilalui dalam proses pelantikan.

Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Ma'aruf Amin akan dilaksanakan pada 20 Oktober pukul 14.30 WIB di Gedung DPR/MPR. Tokoh-tokoh negara dan dunia dikatakan akan hadir menyaksikan pengambilan sumpah tersebut.

[Gambas:Video CNN] (fey/mik)