Mengaku Presiden, Edi Sutrisno Minta Dikawal Polisi di DPR

CNN Indonesia | Minggu, 20/10/2019 17:13 WIB
Mengaku Presiden, Edi Sutrisno Minta Dikawal Polisi di DPR Seorang pria bernama Edi Sutrisno diamankan polisi di depan Gedung DPR lantaran mengaku-ngaku sebagai presiden. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi mengamankan seorang pria bernama Edi Sutrisno yang mengaku-aku sebagai presiden di depan Gedung DPR, Jakarta, Minggu (20/10).

Edi diamankan sekitar pukul 10.15 WIB jelang pelaksanaan pelantikan presiden-wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Sekira pukul 10.10 wib, telah datang seorang laki-laki dari arah jembatan Pulau Dua menuju Pintu utama DPR/MPR dengan menggunakan tas ransel warna cokelat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangannya.


Kedatangan Edi itu, kata Argo, langsung dicegah oleh polisi lalu lintas (polantas) yang saat itu tengah bertugas di lokasi. Selanjutnya, Edi diamankan dan diperiksa.

Diungkapkan Argo, dari hasil pemeriksaan Edi mengaku dirinya adalah presiden dan meminta pengawalan.

"Yang bersangkutan mengakui bahwa dirinya adalah presiden dan meminta kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan pengawalan dalam acara pelantikan di Gedung DPR/MPR," tutur Argo.

Selain itu, disampaikan Argo, Edi juga mengaku telah terpilih sebagai presiden sejak bulan Agustus 2018 namun belum dilantik hingga saat ini.

"Menyampaikan bahwa dirinya sudah terpilih menjadi presiden sejak bulan Agustus 2018 dan sampai saat ini belum ada pelantikan," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]
Lebih lanjut, Argo menuturkan saat ini Edi ditangani oleh Intelkam Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

"Diserahterimakan kepada personel Intelkam Polda Metro Jaya untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," ucap Argo.

(dis/kid)