NasDem Akan Dukung RUU Omnibus Law Jokowi Masuk Prolegnas

CNN Indonesia | Selasa, 22/10/2019 01:38 WIB
NasDem Akan Dukung RUU Omnibus Law Jokowi Masuk Prolegnas Johnny G Plate. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Johnny G Plate mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat dua rancangan undang-undang (RUU) yang bersifat omnibus law. Dua undang-undang itu adalah UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM.

Johnny turut menyatakan dua rancangan peraturan yang akan berstatus sebagai omnibus law akan diprioritaskan untuk masuk sebagai program legislasi nasional (Prolegnas) DPR RI.

"Kami dukung itu sebagai prioritas. Tapi untuk menjadi prioritas kan harus masuk prolegnas. Mekanisme harus kita tempuh dulu dengan benar," kata Johnny saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/10).


Johnny menjelaskan dua rancangan undang-undang (RUU) itu kemungkinan dapat menjadi RUU inisiatif DPR, atau diusulkan sebagai RUU inisiatif pemerintah sebelum dimasukkan dalam Prolegnas.

Bila melihat dari kesiapannya, Johnny memandang RUU tersebut nampaknya bakal menjadi inisiatif pemerintah.

"Dari DPR kami tentu mendukung," kata dia.

Oleh karena itu, Johnny menyarankan agar dua RUU itu harus bisa dipercepat pembahasannya oleh pemerintah sebelum diserahkan ke DPR.

Tak hanya itu, Johnny turut memberikan catatan harus ada partisipasi masyarakat dalam pembahasan kedua UU tersebut sejak awal. Baginya, partisipasi masyarakat dapat membuat pembahasan kedua peraturan itu menjadi efektif dan efisien.

"Jangan sampai partisipasi masyarakat itu di ujung. Nanti ada pro-kontra setelah di ujung. Untuk efisiensi dan kecepatan kita membuat UU dari awal kita bicarakan itu," ucap Johnny.

RUU bersifat omnibus law itu menjadi bagian dari pidato kenegaraan pertama Jokowi sebagai Presiden RI 2019-2024. Jokowi melontarkan itu di MPR usai mengucapkan sumpah dan dilantik sebagai Presiden RI 2019-2024.

Jokowi menyatakan akan memotong kendala regulasi sehingga akan merevisi sekaligus beberapa undang-undang.

"Segala bentuk kendala regulasi harus kita sederhanakan, harus kita potong, harus kita pangkas. Pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan 2 undang-undang besar. Pertama, UU Cipta Lapangan Kerja. Kedua, UU Pemberdayaan UMKM," kata Jokowi di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10) petang.

[Gambas:Video CNN]

Jokowi mengatakan masing-masing UU tersebut akan menjadi omnibus law, "yaitu satu UU yang sekaligus merevisi beberapa UU, bahkan puluhan UU".

"Puluhan UU yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi sekaligus. Puluhan UU yang menghambat pengembangan UMKM juga akan langsung direvisi," ujar Jokowi kala itu.

(rzr/kid)