Airlangga Akui Ada Kader Golkar Batal Dipanggil Jokowi

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 17:06 WIB
Airlangga Akui Ada Kader Golkar Batal Dipanggil Jokowi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengakui ada kader partainya yang tidak jadi dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan susunan Kabinet Kerja Jilid II. Namun, ia enggan memaparkan siapa saja sosok kader Golkar dimaksud.

Hal ini diungkapkan Airlangga usai memenuhi panggilan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10). Selain Airlangga ada Bupati Minahasa Selatan yang juga kader Golkar, Christiany Eugenia Paruntu juga dipanggil hari ini.

"Ada yang dipanggil dan tidak dipanggil," kata Airlangga.


Kendati begitu, Menteri Perindustrian era Kabinet Kerja Jilid I itu enggan memaparkan siapa saja sosok kader yang tidak dipanggil oleh Kepala Negara. Ia juga enggan menjawab pertanyaan awak media ketika ditanya soal kuota kursi menteri bagi Partai Golkar.

Sebelumnya, berhembus kabar bahwa Partai Golkar akan mendapat jatah empat kursi menteri di kabinet baru.

"Kami tunggu saja sampai ada pengumuman," ucapnya.

Airlangga juga enggan membahas soal nasib Tetty Paruntu yang sempat datang ke Istana, namun dikabarkan tidak dalam rangka bertemu Jokowi.

"Tentu banyak hal karena beliau sebagai Bupati banyak hal yang dibahas, tapi belum tentu dengan Pak Presiden," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]
Lebih lanjut, Airlangga mengaku tidak tahu menahu soal peluang kursi menteri apa saja yang sekiranya akan didapat kader Golkar ke depan. Begitu pula dengan kursi menteri sosial yang sebelumnya diisi oleh para kader Golkar pada periode pertama Jokowi.

"Saya kira kita serahkan ke Pak Presiden saja," tuturnya.

Diketahui sejak pagi tadi, Jokowi sudah memanggil sejumlah tokoh untuk mengisi kursi menteri. Mulai dari Mahfud MD, Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir, Tito Karnavian, Pratikno, Fadjroel Rahman, dan Nico Harjanto.

Kabarnya, pengumuman sekaligus pelantikan menteri akan dilakukan pada Rabu (23/10) pagi. (uli/osc)