Bahlil Lahadalia Hipmi Merapat ke Istana Tanpa Sepatah Kata

CNN Indonesia | Selasa, 22/10/2019 13:29 WIB
Bahlil Lahadalia Hipmi Merapat ke Istana Tanpa Sepatah Kata Ketua Umum HIPMI Bahlil Lahadalia merapat ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10). (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia mendatangi Istana Negara, Selasa (22/10). Bahlil termasuk sederet nama yang telah datang ke Istana Negara dan diproyeksikan menjadi menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Pantauan CNNIndonesia.com, Bahlil datang mengenakan kemeja putih, pakaian khas para menteri yang akan diumumkan Jokowi. Tak ada keterangan yang disampaikan Bahlil kepada wartawan jelang memasuki Istana Negara.

Pada Senin kemarin (21/10), Jokowi diketahui mulai memanggil sejumlah tokoh yang disiapkan menjadi para pembantu. Mereka pun memakai pakaian yang sama, yakni kemeja putih plus celana hitam.


Selasa ini, Jokowi memanggil sejumlah nama lagi. Nampak Sri Mulyani, Syahrul Yasin Limpo, Siti Nurbaya Bakar, Agus Gumiwang Kartasasmita, hingga Juliari Batubara. Menyusul ada Basuki Hadimuljono, Ida Fauziyah hingga Fachrul Razi.

Tokoh yang datang kemarin antara lain Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, mantan Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, pendiri NET Mediatama Wishnutama, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, mantan CEO Gojek Nadiem Makarim, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo.

Kemudian Kapolri Jenderal Tito Karnavian, mantan Mensesneg Pratikno, Mantan Staf Khusus Presiden Nico Hardjanto, dan Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Fadjroel Rahman.

Sejumlah nama tersebut mengklaim diri diminta Presiden Jokowi untuk mengisi jabatan menteri. Namun tak ada spesifik menteri yang diungkapkan para tokoh. Hanya Sri Mulyani dan Siti Nurbaya yang mendapat izin dari Jokowi mengungkap ke publik perannya lima tahun mendatang.

"Pak Jokowi meminta saya. Saya tetap ditugaskan menteri keuangan," kata Sri Mulyani.

[Gambas:Video CNN]

"Bahwa ada kewajiban penugasan untuk melanjutkan ada tugas-tugas harus diselesaikan," kata Siti Nurbaya Bakar, secara terpisah.

Pesiden Jokowi sendiri sempat menyebut Bahlil pantas sebagai kandidat menteri. Hal itu disampaikan Jokowi saat buka puasa bersama dengan Hipmi, akhir Mei silam.

"Saya lihat-lihat adinda Bahlil cocok jadi menteri, saya lihat dari atas sampai bawah cocok jadi menteri," ucap Jokowi saat memberikan sambutan buka puasa bersama dengan Hipmi di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (26/5).

(tim/fra/uli/ain)