Fachrul mengatakan, dia dan Prabowo tetap berhubungan seperti biasa selama ini. Pun demikian dengan prospek hubungan mereka ke depan bila sudah resmi masuk ke kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Saya dengan Pak Prabowo biasa saja, ketemu ketawa-tawa, peluk-pelukan, makan sama-sama, tidak ada yang aneh dalam sistem yang terbangun, baik masalah kedinasan, pribadi, tidak terganggu," ucap Fachrul usai memenuhi panggilan Jokowi di Istana Kepresidenan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada yang tidak pas, saya tidak setuju dengan komandan saya, 'Pak itu tidak pas menurut saya begini', tapi itu tidak membuat hubungan saya jadi jelek (dengan Prabowo)," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Lebih lanjut, ia pun tak keberatan untuk bekerja sama dengan Prabowo nanti bila resmi dilantik Jokowi menjadi menteri di kabinet baru pada Rabu (23/10) besok. Ia juga tak keberatan bila Prabowo menempati kursi Menteri Pertahanan seperti sinyal yang sudah diberikan kemarin.
"Ya tidak apa (bila Prabowo jadi Menhan), itu kan bidangnya beliau, dia dulu TNI," ungkapnya.
Prabowo hanya menyatakan telah berdiskusi dengan Jokowi terkait sektor keamanan, pendidikan, hingga pembangunan sumber daya manusia. "Sehingga saya sudah bisa menebak kemana arahnya," imbuhnya.
Namun, ia meminta seluruh pihak untuk menunggu pengumuman resmi dari presiden petahana pada Rabu (23/10). (uli/osc)