Kebakaran Pipa Akibat Proyek Kereta Cepat Cemari Sawah Warga

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 16:58 WIB
Kebakaran Pipa Akibat Proyek Kereta Cepat Cemari Sawah Warga Sawah warga ikut tercemar minyak dari pipa pertamina yang terbakar akibat proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Cimahi. (CNN Indonesia/Huyogo)
Cimahi, CNN Indonesia -- Kebakaran pipa minyak milik PT Pertamina akibat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung mencemari sawah milik warga Kampung Mancong, RT 02/01 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat.

Pipa milik Pertamina diduga meledak terkena pengeboran alat berat proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung kemarin.

Salah seorang warga, Saripudin (50), mengatakan, tumpahan bahan bakar minyak dari pipa yang meledak itu mencemari sawahnya. Padahal, kata dia, sawah tersebut baru ditanami benih sekitar tiga minggu lalu.


"Sekitar 100 tumbak [1400 meter persegi] sawah milik saya tercemar minyak. Jelas merugikan dan saya akan menuntut ganti," kata Saripudin saat ditemui, Cimahi, Rabu (23/10).

Selain Saripudin, kerugian materil juga dialami warga lain yaitu Jajang (46). Bukan sawah, melainkan sebuah mobil Daihatsu Zebra Espass bernomor polisi D 1323 NF milik Jajang rusak berat akibat ledakan pipa minyak Pertamina.

Tampak mobil milik Jajang sudah hangus terbakar. Jajang mengatakan saat ledakan pipa terjadi kemarin posisi mobilnya sedang diparkirkan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.

"Bagian belakang dan samping badan mobil terbakar karena kena semburan api. Sekarang tidak dipakai bisa lagi," ucapnya.

Pada saat kejadian, warga sempat kesulitan mengevakuasi kendaraan tersebut. Pasalnya kal aitu, sang pemilik tidak berada di lokasi saat kejadian.

"Waktu itu saya lagi kerja, mobil terpaksa dipindahkan sama warga," ujar Jajang yang membeli mobil berwarna hijau itu seharga Rp30 juta.

Sementara itu, pengurus RW 01 Cecep Irfan menyebutkan, hasil pendataan kerugian akibat kebakaran pipa Pertamina di antaranya tercemarnya sawah seluas 1.400 meter persegi, 1 unit mobil dan 3 toren warga rusak.

"Kemarin ibu Miranti, perwakilan dari PT CREC sudah bilang kepada pengurus RW didata saja kerugian yang dialami warga. Nanti datanya diserahkan," kata Cecep.

Ledakan pipa minyak Pertamina itu terjadi pada Selasa siang kemarin di lokasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Sebelum kobaran api membesar, sejumlah warga sempat mendengar bunyi ledakan.

"Kejadiannya kan sekitar pukul 13.30, tiba-tiba terdengar ledakan kencang sekali," kata Rohati (50), warga Gang Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Rabu (23/10).

Kebakaran Pipa Akibat Proyek Kereta Cepat Cemari Sawah WargaKebakaran pipa minyak milik PT Pertamina di kawasan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Melong, Cimahi, Jawa Barat, 22 Oktober 2019. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Rohati tinggal sekitar 500 meter dari titik kebakaran. Dia menyebutkan tak lama dari ledakan tersebut, asap hitam terlihat membumbung tinggi ke udara diikuti kobaran api.

"Apinya itu besar banget, kita tidak bisa mendekat saking panasnya," ucapnya.

Kala itu, Rohati bersama puluhan warga lainnya tidak berani mendekat ke lokasi karena khawatir api merembet ke rumah warga.

Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan setelah sekitar tiga jam petugas kebakaran berupaya melakukan pemadaman. Api mulai padam pada 17.25 WIB setelah ada mobil pemadam dari Pertamina yang menyemprotkan cairan khusus kebakaran akibat minyak.

Pantauan di lokasi pada Selasa pagi, sejumlah petugas Pertamina sedang mensterilisasikan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi properti milik perusahaan pelat merah tersebut.

Selain itu, lokasi kebakaran sudah diberi garis polisi. Sedangkan petugas pemadam kebakaran juga berjaga di sekitar lokasi kebakaran.

Akibat ledakan pipa tersebut, seorang petugas operator alat berat proyek kereta cepat tewas di lokasi tersebut.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi menduga petugas yang tewas tersebut mengoperasikan alat berat dengan menancapkan benda keras yang mengenai pipa minyak milik Pertamina.

Kemarin, PT KCIC mengonfirmasi insiden kebakaran pipa Pertamina terkait dengan proyek konstruksi elevated yang dikerjakan kontraktor Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Denny mengatakan pihaknya masih melakukan investigasi lebih mendalam terkait hal itu.

"PT KCIC menyampaikan bahwa insiden terjadi pada Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) untuk konstruksi elevated yang dikerjakan oleh kontraktor KCJB," kata PR & CSR Manager KCIC Denny Yusdiana dalam rilisnya, Selasa (22/10).

[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, Corporate Communication & Community Development Group Head, Dwimawan Heru mengatakan pada pukul 14.00 WIB, kebakaran hebat pipa bahan bakar Pertamina terjadi di lokasi pekerjaan Kereta Cepat Jakarta Bandung, Jalan Tol Padaleunyi arah Cileunyi, Jawa Barat.

"Kebakaran diakibatkan adanya bored pile PT KCIC yang mengenai pipa bahan bakar Pertamina yang menghubungkan Bandung - Cilacap," kata Dwimawan melalui keterangan tertulis, Selasa (22/10).

Kebakaran pipa Pertamina akibat kegiatan proyek kereta cepat itu sempat membuat operasional Jalan Tol Padaleunyi terhambat. Rekayasa lalu lintas pun dilakukan untuk pengguna jalan Tol Padaleunyi arah Cileunyi kemarin.



(hyg/kid)