Terpental dari Kabinet Jokowi, Susi Pudjiastuti Pilih Liburan

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 16:31 WIB
Terpental dari Kabinet Jokowi, Susi Pudjiastuti Pilih Liburan Susi Pudjiastuti. (CNN Indonesia/ Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti menceritakan rencana selanjutnya usai tak dipilih kembali untuk mengisi posisi menteri oleh Presiden Joko Widodo di periode 2019-2024. Ia menyatakan keinginannya untuk menikmati waktu luang berlibur usai selesainya masa bakti sebagai menteri.

Diketahui, jabatan Susi sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan resmi digantikan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra, Edhy Prabowo.

"Saya mau liburan," kata Susi saat ditemui wartawan di Kompleks KKP, Jakarta, Rabu (21/10).


Meski begitu, Susi enggan untuk menyebut kemana ia akan berlibur. Menurutnya, keputusan untuk berlibur merupakan pilihannya utamanya untuk melepas penat usai menjabat sebagai Menteri KKP.

"[Tempatnya] rahasia dong, nanti kalian ikutin lagi," canda Susi.


Tak hanya itu, Susi pun membantah saat ditanya mengenai peluangnya untuk masuk ke perpolitikan tanah air dengan mendaftar ke partai politik usai jadi menteri. Ia kembali menyebut hanya ingin libur.

"Mau libur titik," kata dia.

Selain itu, Susi turut bercerita sepanjang hidupnya sampai saat ini sudah banyak dihabiskan untuk berkarier. Ia mengatakan pelbagai peran seperti menjadi ibu hingga menginisiasi organisasi Pandu Laut Nusantara merupakan sebuah karier yang masih dinikmatinya sampai saat ini.

"Bikin Pandu Laut Nusantara, tetap mencintai menjaga laut," kata Susi.

[Gambas:Video CNN]

Tak hanya itu, Susi lantas bernostalgia selama memimpin KKP. Salah satunya, kata dia, adalah mengeluarkan pelbagai kebijakan kontroversial saat menjabat.

Kebijakan itu, kata dia, sengaja dibuat agar KKP memiliki terobosan yang baik dalam menjaga sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

"KKP ini adalah my passion last 5 years, banyak perubahan kontroversial, karena memang Pak Jokowi bilang, menteri KKP harus membuat terobosan, jadi apapun saya terobos, dan saya bangga, 1 dari 6 tuna di dunia, adalah milik orang Indonesia," kata Susi.

(rzr/DAL)