Jadi Mendagri, Tito Dijadwalkan Temani Jokowi ke Papua

CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 17:56 WIB
Jadi Mendagri, Tito Dijadwalkan Temani Jokowi ke Papua Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo resmi menyerahkan jabatannya kepada Mantan Kepala Kepolisian RI Tito Karnavian sejak Rabu (23/10) mulai pukul 12.00 WIB. Tito dan Tjahjo sama-sama meneken sertijab yang kemudian memberikan pidato masing-masing.

Usai serah terima jabatan, Tito dijadwalkan langsung menemani Jokowi ke Papua.

"Saya menyampaikan ucapan selamat kepada Pak Tito mengemban tugas sebagai Mendagri yang diberikan amanah oleh Bapak Presiden Joko Widodo," tutur Tjahjo di gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).


Selama lima tahun sebagai Mendagri, Tjahjo mengatakan menstabilkan kebijakan di pusat dan daerah menjadi tantangan yang paling sulit dan dirasa belum maksimal. Menurut dia koordinasi berbagai elemen di tingkat bawah perlu dilakukan.

"Seorang camat itu harus tahu di daerahnya ada Kapolsek, Babinkamtibnas, Babinsa, Koramil. Ada tokoh masyarakat, juga tokoh agama. Ini yang kadang-kadang kurang koordinasi. Kalau ada permasalahan timbul baru koordinasi," tutur Tjahto.
Setelah mengucapkan terima kasih kepada Tjahjo, Tito langsung mengungkapkan apa yang harus dilakukan di hari pertamanya sebagai Mendagri. Tito mengatakan akan lebih dulu 'belanja' masalah terkait persoalan dalam negeri. Ia juga menuturkan bahwa dirinya telah menerima sejumlah arahan dari Jokowi untuk tugas barunya ini.

"Saya mengerti misi apa saja yang disampaikan presiden kepada saya. Ada beberapa yang dia sampaikan di antaranya penyederhanaan mendukung investasi tadi," kata Tito.

Mengenai arahan Jokowi yang menginginkan data kependudukan berintegrasi dengan jalannya ranah investasi, Tito akan berkomunikasi dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

"Saya akan melakukan koordinasi dengan ketua BKPM, Pak Bahlil dan Pak Luhut sebagai Menko Maritim dan Investasi. Beliau menarik investasi asing. Sementara untuk investasi dalam negeri Pak Bahlil juga tadi saya sudah koordinasi," ujar Tito.

Tak hanya itu, penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 juga menjadi tugas besar pertama yang akan dijalankan oleh Tito sebagai Mendagri. Apalagi, ada 270 daerah yang akan menggelar menggelar pilkada secara bersamaan pada tahun depan.

"Saya kan jadi Kapolri sudah tiga tahun. Bukan maksud membanggakan diri. Tahun 2017 itu ada 171 Pilkada. Kemudian ada Pemilu serentak dengan Pemilu Presiden (2019) dengan parlemen tingkat pusat daerah," jelasnya.

Pantauan CNNIndonesia.com, acara sertijab juga dihadiri oleh Plt Kapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Ari Dono Sukmanto, Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Aziz dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono bersama jajaran perwira tinggi Polri lainnya.

Tito sendiri sudah diberhentikan Jokowi sebagai Kapolri. Sementara Tjahjo diplot menjadi Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

[Gambas:Video CNN]
Temani Jokowi ke Papua

Selain itu, Tito juga akan langsung menemani Jokowi ke Papua pada akhir pekan ini. Tito mendampingi Jokowi ke Papua bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Plt Kapolri Komjen Ari Dono Sukmanto.

"Kemungkinan hari Jumat saya akan mendampingi bapak presiden bersama dengan Panglima TNI dan Plt Kapolri ke Papua. Beliau akan ke Papua [pada] Sabtu atau Minggu," tutur Tito.

Tito mengatakan, kunjungan Jokowi ke Papua tak lepas dari sejumlah masalah di Bumi Cendrawasih dalam beberapa bulan terakhir.

"Seperti yang kita tahu ada problem di sana [Papua]," tambah Tito.

Diketahui, sejumlah kerusuhan terjadi di Papua dan Papua Barat. Terakhir, kerusuhan terjadi di Wamena dan menewaskan lebih dari 30 jiwa. Kerusuhan juga membuat ribuan orang meninggalkan Wamena dan kembali ke kampung halaman. (fey)