"Kelimanya sudah dipulangkan," kata Arie Rompas, Juru Kampanye Hutan Greenpeace, seperti dikutip dari Antara.
Berdasarkan keterangan Arie, lima relawan dipulangkan pukul 15.00 WIB kemarin, sejak diamankan pukul 09.00 WIB. Ini berbeda dari lima relawan lain yang memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI, yang diproses lebih lama di Polres Metro Jakarta Pusat dan dipulangkan sekitar pukul 21.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arie menyatakan setiap relawan, baik yang di Pancoran maupun Bundaran HI, sama-sama dipulangkan tanpa diproses hukum, karena perbuatan mereka tidak terbukti melakukan perbuatan pidana.
Mereka meminta sektor energi beralih pada energi terbarukan, dan meninggalkan energi kotor batu bara, juga untuk menyelamatkan hutan dan menjaga yang masih tersisa serta melawan para perusak hutan.
"Dua sektor ini menjadi sangat penting itu harus jadi prioritas jika pemerintah ingin bersungguh-sungguh untuk menyelesaikan masalah lingkungan dan juga melawan perubahan iklim, karena ini berkaitan dengan isu global," kata Arie.
Lima orang tersebut merupakan relawan Greenpeace terdiri atas tiga laki-laki dan dua perempuan, yakni Pani (27), Mulai, Jainudin, Indah, dan Anggara.
Kelima aktivis ini membentangkan spanduk berukuran 5x5 meter berisi pesan agar pemerintah menghentikan penggunaan energi kotor sebagai upaya mencegah perubahan iklim ekstrem di Indonesia, dan menyelamatkan hutan yang tersisa dari kerusakan dan para perusak hutan.
Spanduk berwarna kuning dipasang pada dua sisi patung kanan dan kiri. Spanduk kiri bertuliskan "Orang Baik Pilih Energi yang Baik," sementara spanduk sebelah kanan "Lawan Perusak Hutan."