PBNU sendiri mengakui pihaknya mengharapkan masih dapat jatah wakil menteri, tak hanya Wamenag tapi juga wamen di pos kementerian lain. Masduki mengklaim, Presiden dan Wapres saat ini masih membicarakan kemungkinan posisi wakil menteri buat PBNU.
"Ya itu segera kita selesaikan, karena pak presiden dan wapres kan belum memberi keseluruhan jabatan apa saja yang akan diletakkan. Insyaallah Kemenag itu akan ada jabatan wakil menteri juga. Mudah-mudahan ini juga bisa melengkapi tugas yang selama ini dijalankan pihak Kemenag," ujar Masduki di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (24/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Jika benar Jokowi nantinya membuka jabatan untuk wamen, Masduki berharap PBNU bisa menempatkan wakilnya bukan hanya di Kemenag namun juga kementerian lain.
"Apakah di Kemenag atau kementerian lain kita tunggu saja. Harapannya bisa jadi solusi mendinginkan suasana," ucap Masduki.
Para kiai, kata Robikin, tak bisa mengerti cara pikir Jokowi yang memilih Menag bukan dari kalangan agamawan, melainkan militer. (psp/osc)