Perhutani Masih Tutup Pendakian Gunung Lawu Akibat Karhutla

CNN Indonesia | Sabtu, 26/10/2019 22:48 WIB
Penutupan jalur pendakian Gunung Lawu masih berlaku karena terjadi kebakaran di titik Pringgodani dan Jatiyoso masuk wilayah Jawa Tengah. Ilustrasi kebakaran hutan. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perum Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds masih menutup jalur pendakian Gunung Lawu melalui pintu pos pemberangkatan Cemoro Sewu di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur karena terjadi kebakaran hutan di sisi Jawa Tengah, Sabtu (26/10).

Kepala Resor Polisi Hutan Sarangan, KPH Lawu Ds, Kholil mengatakan selama sepekan terakhir ini jalur pendakian melalui pos pemerangkatan Cemoro Sewu ditutup karena cuaca buruk dan badai angin di puncak Gunung Lawu.

Penutupan masih berlaku karena terjadi kebakaran di titik Pringgodani dan Jatiyoso masuk wilayah Jawa Tengah.


"Jalur pendakian di pos Cemoro Sewu masih ditutup, meski angin sudah reda. Namun karena terjadi kebakaran hutan di sejumlah titik di atas, maka ditutup," ujar Kholil di Magetan, seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan walaupun titik lokasi yang terbakar berada di wilayah Jawa Tengah jalur masih ditutup demi alasan keamanan pendaki.

"Angin yang bertiup kencang di atas, membuat pergerakan api cukup cepat. Sehingga untuk keamanan pendaki, maka jalur pendakian ditutup," katanya.

[Gambas:Video CNN]
Kholil menjelaskan, saat ini sudah tidak ada lagi pendaki yang mendaki Gunung Lawu. Sebelumnya, petugas telah meminta para pendaki yang ada untuk turun karena cuaca buruk dan kebakaran hutan.

Pihak Perhutani KPH Lawu Ds belum dapat memastikan sampai kapan jalur pendakian Gunung Lawu ditutup. Hal itu sangat tergantung dari kondisi cuaca di gunung setempat. Perhutani juga masih menunggu api yang membakar sisi barat Gunung Lawu tersebut benar-benar padam.

(Antara/kid)