Polisi Bekuk 3 Tersangka Pengedar Vape Berisi Gorilla

CNN Indonesia | Selasa, 29/10/2019 01:00 WIB
Polisi Bekuk 3 Tersangka Pengedar Vape Berisi Gorilla Ilustrasi penangkapan. (Istockphoto/BrianAJackson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya meringkus tiga tersangka terkait kasus liquid rokok elektrik atau vape mengandung narkoba jenis gorilla. Ketiga tersangka itu yakni M, FF, dan PN.

Ketiga tersangka ditangkap usai pengembangan penyelidikan kasus yang menjerat rekan artis Vicky Nitinegoro, yakni tersangka AJ. Tersangka ditangkap secara terpisah dan dalam kurun waktu berbeda.

"Laki-laki berinisial M (ditangkap) pada 17 Oktober," Kabid Humas Polda Metro, Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (28/10).


Dari tangan M, polisi menyita barang bukti berupa satu unit telepon genggam. Dari telepon genggam tersebut, polisi menemukan bukti transaksi jual beli liquid vape yang mengandung gorilla.
Polisi kembali melakukan pengembangan kasus dan meringkus tersangka FF. Ia ditangkap di sebuah tempat pengiriman barang yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan.

"(Dari hasil penangkapan, polisi menyita) enam liquid (mengandung gorilla)," ucap Argo.

Argo menyebut anggota kemudian menggeledah apartemen FF yang berlokasi di Cinere, Depok. Dari penggeledahan itu, polisi menemukan 253 botol berisi 5 ml liquid vape mengandung narkoba jenis gorilla, beberapa botol kosong berukuran 5 ml, tutup botol, kompor serta timbangan.

Terakhir, polisi meringkus tersangka PN. Ia diduga sebagai otak dari jaringan penjualan liquid mengandung narkoba jenis gorilla itu.
[Gambas:Video CNN]

Argo menjelaskan vape mengandung gorilla itu diedarkan oleh tiga tersangka dijual secara online. Para tersangka mengemas liquid vape dalam sebuah botol berukuran 5 ml. Setiap botol, kata Argo, dihargai sebesar Rp600.000.

Argo mengungkapkan liquid vape itu dijual secara terbatas lewat aplikasi pesan singkat Line. Dalam grup line itu, sambungnya, beranggotakan para tersangka dan pihak pembeli.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara. (dis/ain)