Hasto Akui Kabinet Jokowi Tak Bisa Senangkan Semua Orang

CNN Indonesia | Selasa, 29/10/2019 05:37 WIB
Hasto Akui Kabinet Jokowi Tak Bisa Senangkan Semua Orang Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (CNN Indonesia/Gloria Safira Taylor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Hasto Kristianto menilai Presiden Joko Widodo sudah sangat bijak dan baik dalam memilih menteri anggota Kabinet Indonesia Maju. Kalaupun menteri yang dipilih Jokowi tidak terakomodir keinginan semua orang, Hasto menganggap itu hal yang biasa dan dapat dimaklumi.

Ia mengutip ucapan Steve Jobs untuk pemilihan anggota Kabinet Indonesia Maju, yang menyatakan pemimpin tak dapat menyenangkan semua orang.

"Pemimpin itu menurut Steve Jobs, bukan penjual es krim yang membuat semuanya senang. Pemimpin itu memegang tanggung jawab bagi kemajuan," kata Hasto di GOR Bulungan Jakarta, Senin (28/10).


Hasto mengatakan ukuran keberhasilan pemimpin bukan berdasarkan bagaimana ia bisa berhasil menyenangkan semua pihak. Untuk Jokowi, ia mengatakan sudah baik menggunakan hak prerogatifnya sebagai presiden untuk memilih menteri.

"Ya, artinya presiden menunjukkan kualitas seorang pemimpin yang rendah hati. Sehingga beliau menunjukkan presiden punya hak prerogatif," tegas dia.

Sebelumnya, masalah pemilihan anggota Kabinet Indonesia Maju sempat dipermasalahkan politikus Partai Demokrat Andi Arief. Andi menduga ada dendam Megawati bukan hanya kepada SBY, tapi hingga ke anaknya, AHY dalam pemilihan anggota kabinet tersebut.

Dikutip dari laman Twitter pribadinya, Andi sempat menyangka bahwa dendam presiden kelima itu hanya kepada SBY. Ia pikir Jokowi bisa memperbaiki hubungan keduanya, namun nyatanya tidak.

"Awalnya saya menduga bahwa dendam Ibu Megawati hanya pada Pak @SBYudhoyono, ternyata turun juga ke anaknya @AgusYudhoyono. Tadinya saya melihat Pak Jokowi mampu meredakan ketegangan dan dendam ini, rupanya belum mampu," kata Andi, dikutip Sabtu (26/10).

Andi menyebut hal ini sebagai takdir sejarah. Menurutnya, kemungkinan besar dendam Megawati akan sampai hingga anak dan cucu SBY.

Namun Hasto meyakini, bahwa SBY pasti memahami hak prerogatif yang dimiliki oleh Presiden Joko Widodo. Hasti bilang SBY pernah mendapat kewenangan yang sama saat menjadi presiden.

"Itu kan hak prerogatif presiden. Pak SBY juga pernah jadi presiden. Jadi Pak Andi Arif tahu," tutup dia.

[Gambas:Video CNN] (ctr/agt)