TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi, Angkatan Darat Paling Banyak

CNN Indonesia | Kamis, 31/10/2019 11:06 WIB
TNI Mutasi 60 Perwira Tinggi, Angkatan Darat Paling Banyak Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- TNI kembali melakukan mutasi jabatan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi, guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Total ada 60 Pati dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara yang dimutasi.

"TNI melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan di tingkat Perwira Tinggi TNI," ujar Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman dalam siaran persnya, Kamis (31/10).
Dia menerangkan, mutasi ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1245/X/2019 tanggal 30 Oktober 2019 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Puluhan Pati yang dimutasi itu terdiri dari 37 Pati jajaran TNI AD, 16 Pati jajaran TNI AL dan 7 Pati jajaran TNI AU.


[Gambas:Video CNN]

Beberapa Pati dimutasi dalam rangka pensiun maupun dipindah jabatannya. Ada juga Pati yang dimutasi karena menjadi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Pati TNI AD menjadi yang terbanyak dimutasi. Di antaranya Letnan Jenderal TNI Purn dr Terawan Agus Putranto. Terawan dimutasi dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka menjadi Menteri Kesehatan.

Kemudian Brigjen TNI Rudi Supriyanto dari Kepala BIN Daerah Kalimantan Utara menjadi Agen Madya pada Direktorat Sumatera dan Kalimantan Deputi II Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN.
Sementara dari TNI AL, salah satunya Laksma TNI Herri Jamhari dari Kabinda Sulawesi Utara menjadi Agen Madya pada Direktorat Rekayasa Deputi V Bidang Intelijen Teknologi BIN.

Dari TNI AU, salah satunya Marsma TNI Ichthus Budisetyawan dari Direktur Kerjasama Internasional pada Deputi I Bidang Intelijen Luar Negeri BIN menjadi Agen Madya pada Direktorat Kerjasama Internasional Deputi I Bidang Intelijen Luar Negeri BIN. (osc/osc)