Longsor di Banjarnegara, Satu Orang Tewas Tertimbun

CNN Indonesia | Sabtu, 02/11/2019 13:59 WIB
Longsor di Banjarnegara, Satu Orang Tewas Tertimbun Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu orang tewas akibat tanah longsor yang terjadi di Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (2/11) pagi. Korban tewas bernama Winoto (45), warga Desa Plumbungan, Kabupaten Banjarnegara.

"Tanah longsor terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi dan ada saluran irigasi yang jebol," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo seperti dikutip dari Antara.

Longsor itu juga menyebabkan dua orang luka berat yakni Sabar (30) dan Darto (50). Agus menuturkan keduanya kini masih dirawat di RSUD Kabupaten Banjarnegara.


Selain korban luka dan tewas, longsor turut menyebabkan satu unit rumah rusak parah karena tertimbun tanah dan satu unit rumah rusak ringan. Kerugian akibat longsor ini ditaksir mencapai Rp40 juta.

Dari keterangan saksi, kata Agus, longsor itu dipicu retakan tanah di sisi timur salah satu rumah sejak Jumat (1/11) malam. Akibatnya air dari irigasi merembes dan masuk ke jalan warga.

"Kemudian saksi membersihkan dan menutup rekatannya pagi tadi. Selang satu jam setelah pembersihan ditinggal pulang, tiba-tiba banyak warga teriak 'longsor' sekitar pukul 06.00 WIB," kata Agus.

[Gambas:Video CNN]
Warga lantas mendatangi lokasi longsor dan berupaya menyelamatkan penghuni rumah yang terjebak timbunan tanah. Warga yang tertimbun ini, menurut Agus, merupakan warga pendatang yang berprofesi sebagai penjual bakso pikul.

"Dua orang selamat dan satu orang dievakuasi pukul 07.50 WIB, Winoto, dalam kondisi meninggal dunia," ucapnya.

Agus mengatakan saat ini Tim Reaksi Cepat BPBD telah mengkaji peristiwa longsor yang terjadi. Sejumlah tim gabungan dari TNI, Polri, dan relawan juga mulai membersihkan material longsor. (psp/wis)