Elite Golkar: Masa Pengurus Partai Diperlakukan Seperti Buruh

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 05/11/2019 18:56 WIB
Elite Golkar: Masa Pengurus Partai Diperlakukan Seperti Buruh Absensi rapat pleno Partai Golkar diletakkan di luar Gedung DPP Partai Golkar, Jakarta. (Istimewa (Robert J Kardinal))
Jakarta, CNN Indonesia -- Bendahara Umum DPP Partai Golkar Robert J. Kardinal mengatakan para pengurus DPP Partai Golkar merasa diperlakukan seperti buruh pabrik jelang rapat pleno di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (5/11).

Robert mengatakan hal itu terkait lembar absensi pengurus DPP Partai Golkar yang akan menghadiri rapat pleno diletakkan di luar pagar halaman kantor partai.


"Benar-benar sudah keterlaluan, masa pengurus partai diperlakukan seperti buruh pabrik," kata Robert dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (5/11).


Lebih lanjut, Robert menyayangkan sikap pimpinan DPP Partai Golkar itu. Ia menyatakan baru kali ini dalam sejarah berdirinya Partai Golkar absensi pengurus diletakkan di luar gedung.

Tak hanya itu, Robert pun mengeluhkan rapat pleno baru digelar hari ini. Sebab, kata dia, seharusnya rapat pleno rutin dilakukan digelar oleh pimpinan Golkar.

"Baru kali ini dalam sejarah partai Golkar absen pengurus pleno partai Golkar dilakukan di luar pagar gerbang halaman kantor partai," kata dia.


Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar secara resmi menentukan jadwal rapat pleno persiapan penentuan jadwal pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Golkar di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta pada hari ini.

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan rencananya Munas Golkar akan digelar di Jakarta pada Desember mendatang. Munas merupakan forum tertinggi untuk memilih Ketua Umum definitif Partai Golkar selama lima tahun ke depan.

Situasi internal Partai Golkar kembali memanas jelang penyelenggaraan Munas. Dua tokoh yang sama-sama sempat deklarasi maju menjadi calon ketua umum, Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo saling bermanuver di ruang publik.

Eskalasi politik bermula ketika Bambang Soesatyo atau yang akrab disapa Bamsoet dikabarkan ingin mempertimbangkan maju kembali sebagai kandidat Ketum Golkar.

Padahal sempat muncul persepsi di publik, ambisi Bamsoet menjadi ketua umum Golkar menyurut seiring laju mulus terpilih menjadi ketua MPR.

[Gambas:Video CNN] (rzr)