Bicara Laknat Tuhan Terkait Golkar, Azis Dinilai 'Baper'

CNN Indonesia | Selasa, 05/11/2019 22:33 WIB
Bicara Laknat Tuhan Terkait Golkar, Azis Dinilai 'Baper' Politikus Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab mengkritisi pernyataan koleganya, Azis Syamsuddin, soal Bamsoet. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fungsionaris DPP Partai Golkar Sirajuddin Abdul Wahab menilai pernyataan Koordinator Bidang Ekonomi Partai Golkar Azis Syamsuddin soal laknat Tuhan merupakan bentuk ketakutan dan sikap kekanak-kanakkan.

Sebelumnya, Azis menyinggung soal laknat Tuhan bagi kader yang mengingkari kesepakatan. Hal ini ia katakan saat ditanya soal kemungkinan Bambang Soesatyo alias Bamsoet tetap maju di Munas Partai Golkar sebagai calon Ketua Umum dan bersaing dengan Airlangga Hartarto.

"Azis terlalu 'baper' (terbawa perasaan) dan seperti orang ketakutan. Emang Tuhan itu keluarga dia atau pamannya dia, sehingga dia seolah-olah bisa perintahkan Tuhan untuk melaknat orang?" cetus Sirajuddin dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (5/11).


Ia menyarankan agar Azis dan para pendukungnya tak ikut campur dan membiarkan kedua elite Golkar itu menyelesaikan secara internal apa yang sudah disepakati masing-masing.

"Para pendukung, terutama orang-orang seperti Azis, harus tetap menjaga kesejukan yang telah disepakati oleh keduanya. Agar tidak memancing reaksi-reaksi dari bawah," kata dia.

[Gambas:Video CNN]
Selain itu, Sirajuddin menjelaskan bahwa Bamsoet tak pernah menyatakan mundur dari pencalonan Ketum Golkar periode 2019-2024. Terlebih lagi, kata dia, Bamsoet lebih dulu mendeklarasikan diri untuk menjadi calon ketua umum Golkar ketimbang Airlangga.

"Dan secara jelas Bamsoet pernah mengatakan 'mendukung Airlangga maju pada Munas bulan Desember', bukan menyatakan mundur dari pencalonan," kata dia.

Tak hanya itu, Sirajuddin mengatakan tuntutan Bamsoet untuk maju tak serta merta keinginan sendiri. Bamoset, kata dia, maju karena desakan dari banyak kader Golkar di akar rumput yang menuntut perubahan di internal Golkar.

"Justru jika Bamsoet tidak maju, hal itu dapat dikatagorikan sebagai bentuk pengkhianatan Bamsoet terhadap aspirasi akar rumput partai Golkar," kata dia.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin menyebut tak ada larangan bagi kader tertentu untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum di Munas Partai Golkar. Namun, ia mengingatkan soal laknat Tuhan terhadap yang ingkar janji terhadap komitmen.

"Yang tahu antara Pak Airlangga, Pak Bamsoet sama Allah yang tahu. Biar yang mengingkari, Allah yang melaknatnya," kata Aziz kemarin.

(rzr/arh)