"Tidak ada yang bisa melarang orang untuk maju [sebagai Ketum]," kata Azis di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah itu, yang tahu [kesepakatannya] antara Pak Airlangga, Pak Bamsoet, sama Allah yang tahu. Biar yang mengingkari [kesepakatan] biar Allah yang melaknatnya," kata Azis.
Bambang Soesatyo dan Airlangga disebut menyepakati beberapa hal saat membahas kursi Ketua MPR. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
"Saya kira dua kali beliau menyatakan ke publik bahwa beliau akan mendukung Pak Airlangga untuk maju kembali sebagai calon ketua umum pada munas Desember 2019," kata Ace di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).
Tak hanya itu, Ace mengatakan bahwa Bamsoet pernah berkomitmen bahwa tak ada persaingan lagi dengan Airlangga untuk memperebutkan posisi Ketum Golkar.
Lebih lanjut, Ace memandang pihaknya belum mendengar secara langsung pernyataan resmi Bamsoet untuk maju sebagai Caketum Golkar.
"Jadi yang menyatakan [Bamsoet] maju itu kan baru pandangan dari pendukungnya," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Namun demikian, Ace mengatakan pihak Airlangga tetap akan menghadapi Bamsoet secara sportif dan demokratis dalam Munas bila Ketua MPR itu memang resmi maju sebagai calon ketua umum.
"Nanti biarkan masyarakat yang akan menilai. Kader-kader Partai Golkar di daerah juga akan menilai. Seorang pemimpin itu kan diukur mulai dari sejauh mana dia memegang teguh komitmen yang telah disepakati," kata Ace.
Sementara itu, Bamsoet mengklaim tak memiliki perjanjian atau komitmen apapun dengan Airlangga terkait pencalonan dirinya sebagai Ketua MPR beberapa waktu lalu.
"Emang pacaran pakai pengkhianatan? ini kan saya tidak sedang bercinta, tapi sedang berpolitik. Masa ada pengkhianatan-pengkhianatan?" kata dia, saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/11).
Bamsoet mengaku akan mempertimbangkan soal pencalonan Ketua Umum Partai Golkar apabila jadwal Munas sudah jelas.
Kader Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengklaim Bamsoet sepakat tak ada persaingan di munas jika dicalonkan jadi Ketua MPR. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono) |
Selain itu, Bamsoet mengaku sudah melakukan deklarasi untuk maju sebagai kandidat Ketum Golkar beberapa waktu lalu. Akan tetapi, ia mengatakan dirinya sengaja mengendorkan tensi beberapa waktu lalu sampai pelantikan presiden selesai.
"Pertanyaan kan nanti apakah akan maju atau tidak, ya jadwal Munasnya belum, gimana?" cetus dia.
(rzr/arh)
Bambang Soesatyo dan Airlangga disebut menyepakati beberapa hal saat membahas kursi Ketua MPR. (
Kader Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengklaim Bamsoet sepakat tak ada persaingan di munas jika dicalonkan jadi Ketua MPR. (