Menteri Agama Akui Pernah Pecat ART Pendukung Khilafah

CNN Indonesia | Rabu, 06/11/2019 20:13 WIB
Menteri Agama Akui Pernah Pecat ART Pendukung Khilafah Menag Fachrul Razi mengaku pernah memecat ART-nya karena soal khilafah. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengaku pernah memecat seorang asisten rumah tangga yang mendukung paham khilafah. Padahal, sang asisten baru diajari hal-hal dasar soal agama.

Cerita itu ia sampaikan pada pembukaan Kemah Pemuda Lintas Paham Keagamaan Islam di Karawaci, Tangerang Selatan.
Mulanya, keluarga Fachrul tengah mengajarkan agama Islam kepada sang ART yang disebutnya sangat awam terhadap agama.

Saat mendalami agama Islam,  ART yang tak ia rinci namanya itu mulai membicarakan paham khilafah. Padahal, keluarga Fachrul tak pernah mengajarkan hal itu.


"Mengaji belum bisa, kami ajar sedikit-sedikit. Sembahyang belum bisa, kami ajar sedikit-sedikit. Kami berangkatkan umrah. Tidak lama kemudian, sudah ngomong khilafah," kata Fachrul di Hotel Aryaduta, Tangerang Selatan, Rabu (6/11).

[Gambas:Video CNN]
Setelah mengetahui ART yang sudah bekerja kepadanya selama 20 tahun itu menganut paham khilafah, Fachrul berusaha menasihati. Namun sang pembantu malah balik menceramahi Fachrul soal khilafah.

"Malah bilang ke saya begini, 'Pak, pokoknya Islam di Indonesia yang betul khilafah, Pak. Supaya nonmuslim mau keluar dari Indonesia.' Bahaya sekali orang ini, padahal dididik belum lama. Akhirnya saya keluarkan daripada membahayakan di tempat kami," tuturnya.

Setelah dipecat, kata dia, mantan ART itu bilang ke orang-orang terdekatnya bahwa Fachrul sudah salah jalan. Namun, Fachrul tak mau ambil pusing.

Ia menegaskan Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian. Ajaran Islam, ucapnya, adalah soal menjadi agama yang memberi rahmat bagi alam semesta atau dalam bahasa Arab rahmatan lil alamin.

"Kalau ada ajaran berbau membawa bencana, mengusir orang, pasti bukan ajaran Islam, pasti ada yang salah dalam menafsirkan Islam," ujar mantan Wakil Panglima TNI itu.

Sebelumnya, Fachrul tegas menyatakan ingin melarang faham khilafah di Indonesia. Ia juga mewacanakan larangan cadar di instansi pemerintah.

(dhf/arh)