Menag Fachrul Razi Enggan Respons Rencana Reuni 212 di Monas

Tim, CNN Indonesia | Senin, 04/11/2019 20:23 WIB
Menag Fachrul Razi Enggan Respons Rencana Reuni 212 di Monas Menteri Agama Fachrul Razi enggan berkomentar terkait rencana Persaudaraan Alumni 212 menggelar kembali reuni di kawasan Monas pada 2 Desember 2019. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi berhati-hati merespons rencana Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) menggelar kembali reuni di kawasan Monas, Jakarta, pada 2 Desember mendatang.

Fachrul enggan berkomentar hingga ada kejelasan terkait aksi tersebut. Dia berujar tak ingin salah memberi tanggapan terkait aksi tahunan tersebut.

"Kalau enggak mengajukan, kok dikomenin? Salah dong," kata Fachrul saat ditemui di Kantor Kemenag, Jakarta, Senin (4/11).


Mantan Wakil Panglima TNI itu berkata belum mau membahas aksi itu lebih dalam karena belum tahu rencana aksi tersebut.


"Wah, enggak tahu, belum mengajukan tuh," ujarnya.

Reuni tersebut dimotori sejumlah ormas Islam, namun Fachrul belum mau memberikan komentarnya.

Reuni 212 digagas oleh beberapa ormas seperti PA 212, Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan Forum Umat Islam (FUI) yang terlibat dalam Ijtimak Ulama 4. Mereka mengusung NKRI Bersyariah.

Sebelumnya, poster bertajuk "Munajat untuk Keselamatan Negeri: Maulid Agung dan Reuni Alumni 212" beredar di media sosial. Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengonfirmasi pihaknya akan kembali menghelat Reuni Aksi 212.


Aksi 212 awalnya terbentuk karena gerakan massa umat Islam yang memprotes pernyataan bernada SARA dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Setelah menggelar aksi 411 pada 4 November 2016, GNPF Ulama kemudian memotori Aksi 212 pada 2 Desember 2016.

Aksi yang diklaim menghadirkan 7 juta orang itu menjadi agenda tahunan yang diurus PA 212. Pada tahun lalu, aksi itu mengundang calon presiden Prabowo Subianto dan para partai koalisinya.

Tahun ini, Ketua Media Center PA 212 Habib Novel Bamukmin memastikan pihaknya tak mengundang lagi Prabowo.

"Untuk hadir atau tidak hadirnya Prabowo, saya enggak paham dan setahu saya tidak ada pembahasan," ujar Novel kepada CNNIndonesia.com, Senin (4/11).


[Gambas:Video CNN] (dhf)