Jabatan Baru, Jokowi Bakal Angkat Wakil untuk Moeldoko

CNN Indonesia | Kamis, 07/11/2019 13:08 WIB
Jabatan Baru, Jokowi Bakal Angkat Wakil untuk Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku bakal memiliki wakil yang diangkat oleh Presiden Jokowi (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan dalam waktu dekat dirinya akan memiliki wakil kepala staf kepresidenan. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan mengangkat pendampingnya itu di Kantor Staf Presiden (KSP).

"Perubahan itu terjadi pada, nanti ada wakil kastaf [kepala staf kepresidenan]. Yang kedua perubahan terjadi pada manusianya [deputi]," kata Moeldoko di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/11).

Moeldoko mengatakan penempatan wakil kepala staf kepresidenan disesuaikan dengan beban kerja pemerintah lima tahun ke depan. Menurutnya, wakil kepala staf kepresidenan bakal membantu menjalankan tugas baru, yakni delivery unit.


"Mungkin ada pertimbangan beban kerja. Nanti wakil staf lebih ke delivery unit, kastaf lebih ke policy-nya. Akan kita bagi seperti itu," ujarnya.
Mantan panglima TNI itu mengaku sudah ada kandidat untuk mengisi posisi wakil kepala staf kepresidenan. Moeldoko memberi bocoran wakilnya akan diisi dari kalangan profesional. Namun, ia enggan ungkap identitasnya.

Tetap Lima Deputi

Ihwal struktur organisasi KSP, tidak akan ada perubahan signifikan. Moeldoko menyebut setidaknya ada lima kedeputian dan tiga staf khusus. Saat ini masih dalam proses seleksi calon deputi dan staf khusus di KSP.

Menurut pensiunan jenderal bintang empat itu, para calon deputi KSP bisa berasal dari kalangan profesional, partai politik, relawan, organisasi kemasyarakatan, hingga LSM.

"Untuk itu, kami membuka pintu siapa pun bisa mendaftar di sini. Dan kita sudah siapkan tim SDM-nya untuk seleksinya," katanya.

Moeldoko menambahkan akan ada struktur baru di KSP, yakni delivery unit. Tugas unit itu, kata Moeldoko, adalah memastikan bahwa program yang telah dicanangkan Presiden Jokowi bisa berjalan dan dirasakan oleh masyarakat.

"Bukan hanya send tapi juga telah ter-deliver dengan baik. Kita pastikan bahwa keinginan presiden, dalam bentuk kebijakan itu ter-deliver sampai ke bawah. sampai diwujudkan, sampai dioperasikan," ujarnya.

Selain Wakil Kepala Staf Kepresidenan, Jokowi juga baru saja menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Melalui Perpres tersebut, keberadaan jabatan wakil panglima TNI dihidupkan kembali.

[Gambas:Video CNN] (fra)