"Ngawur itu," kata Novel, Kamis (7//11) seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kata-kata orang itu jelas menghina lima rumah sakit, tiga rumah sakit di Indonesia dan dua rumah sakit di Singapura," ujar Novel.
"Ini tindakan yang sudah mengarah pada fitnah dan merupakan tindakan di luar nalar dan rasa kemanusiaan," kata salah satu kuasa hukum Novel, Alghiffari Aqsa kepada CNNIndonesia.com, Kamis (7/11).
Alghiffari mengatakan penyerangan yang mengakibatkan kliennya mengalami kebutaan sudah jelas dan telah terbukti sebagai fakta hukum.
Politikus partai politik PDI Perjuangan Dewi Tanjung (kanan). (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti) |
"Secara tidak langsung pelapor sebenarnya telah menuduh bahwa kepolisian, Komnas HAM termasuk Presiden tidak bekerja berdasarkan fakta hukum benar," ujar Aghiffari.
Di satu sisi, ia pun menduga laporan tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap Novel. Dewi, ujar dia, tidak berbeda jauh dengan para pendengung alias buzzer yang acapkali menjatuhkan KPK.
"Laporan ini dilakukan bersamaan waktunya dengan desakan publik tentang penerbitan Perppu KPK dan desakan agar kasus penyiraman mata Novel, penyidik KPK, segera dituntaskan. Sehingga, menimbulkan pertanyaan mengapa laporan ini dilakukan saat ini mengingat kasus ini sudah berjalan hampir 3 tahun," kata Alghiffari.
Atas dasar itu Tim Advokasi Novel menyampaikan sejumlah sikap. Pertama, mendesak Polisi untuk menghentikan laporan dugaan rekayasa penyiraman air keras Novel Baswedan. Kedua, Tim Advokasi akan mengambil langkah hukum baik perdata maupun pidana terkait dengan fitnah yang ditujukan Novel.
[Gambas:Video CNN]
Berikutnya, mendesak Jokowi untuk segera menuntaskan pengungkapan kasus Novel Baswedan dengan membentuk Tim Independen yang bertanggungjawab secara langsung kepada Presiden.
"Meminta dukungan masyarakat untuk terus mengawal penuntasan kasus Novel maupun kasus teror dan serangan terhadap penyidik/ pimpinan KPK yang merupakan bagian dari upaya pelemahan KPK dan semangat pemberantasan korupsi," tandasnya.
Sebelumnya Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya sedang mempelajari laporan Dewi Tanjng soal dugaan rekayasa penyiraman air keras Novel Baswedan.
Politikus partai politik PDI Perjuangan Dewi Tanjung (kanan). (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti)