Seluruh DPW Kompak Usulkan Surya Paloh Kembali Pimpin NasDem

CNN Indonesia | Sabtu, 09/11/2019 18:15 WIB
Seluruh DPW Kompak Usulkan Surya Paloh Kembali Pimpin NasDem Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh diusulkan oleh 34 DPW NasDem untuk dikukuhkan kembali sebagai Ketua Umum Partai NasDem secara aklamasi. Persetujuan itu disampaikan seluruh DPW dalam salah satu agenda kongres NasDem di JI Expo Kemayoran, Sabtu (9/11).

"34 DPW Partai NasDem mengusulkan Surya Paloh sebagai calon Ketua Umum Partai NasDem periode berikutnya. Steering Committee Kongres II Partai NasDem telah menerima usulan tersebut dan menyerahkan kepada Majelis Tinggi Partai NasDem," bunyi risalah salah satu agenda Kongres NasDem kepada wartawan di arena kongres.

Pengusulan nama itu akan diajukan kepada Majelis Tinggi untuk kemudian diserahkan kepada Komisi Rekomendasi dan dipublikasikan kepada publik. Ia menjelaskan, sidang tersebut akan dilaksanakan pada Minggu, (10/10).


Kabar dukungan seluruh DPW NasDem dibenarkan Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago.
"Kayaknya sudah 100 persen aklamasi untuk kembali memilih bapak Surya Paloh," kata Irma kepada wartawan saat ditemui di area Kongres, Sabtu (9/11) siang.

Menurut dia, Surya Paloh adalah sosok yang tepat untuk memimpin Partai NasDem selama lima tahun mendatang.

"Majelis tinggi nanti yang akan memutuskan siapa yang akan kembali terpilih menjadi ketum Partai NasDem," kata Irma.

NasDem menggelar Kongres ke-2 di JiExpo, Kemayoran, Jakarta pada 8-11 November. Kongres dibuka dengan sambutan dari Ketua Umum Surya Paloh.
[Gambas:Video CNN]

Agenda Kongres yakni menyusun pengurus DPP dan menyusun program-program NasDem untuk 5 tahun ke depan. Sejauh ini, sejumlah pengurus menyebut Surya Paloh sangat berpotensi kembali menjabat sebagai Ketua Umum.

NasDem mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Kongres. Mantan Mendikbud itu bahkan diberi waktu memberi sambutan pada hari pembukaan kongres.

Anies menyampaikan beberapa hal. Salah satunya tentang kaitan antara persatuan dan pemerataan ekonomi. Menurutnya, persatuan akan menghadapi kendala jika ketimpangan ekonomi masih ada di masyarakat Indonesia.

(mjo/ain)