Pidato Hari Pahlawan: Anies Singgung PBB Gratis bagi Veteran

M. Ikhsan, CNN Indonesia | Minggu, 10/11/2019 11:26 WIB
Pidato Hari Pahlawan: Anies Singgung PBB Gratis bagi Veteran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan di kawasan Monas, Minggu (10/11) pagi. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan di kawasan Monas, Minggu (10/11) pagi. Dalam kesempatan itu Anies mengatakan pihaknya menjamin kesejahteraan para veteran.

Dijelaskan Anies bahwa DKI Jakarta telah memiliki program pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) bagi para veteran.

"Semua keluarga veteran, keluarga pahlawan, keluarga orang yang berjasa kepada bangsa dan negara mereka dibebaskan dari PBB," ujar Anies.


"Sehingga para purnawirawan, para pensiunan pegawai negeri tidak terusir dari rumahnya karena tidak mampu membayar pajak yang di Jakarta ini dari hari ke hari terus meningkat," lanjut Anies kemudian.

Kata Anies program ini dalam rangka penghormatan bagi veteran yang telah berjasa memperjuangkan kemerdekaan.

"Ini bentuk penghormatan kita kepada orang-orang yang berjasa pada bangsa dan negara. Bukan sekedar didoakan saat upacara tapi diringangkan hidupnya, khususnya saat di masa tua dan juga keluarganya. Itu yang dilakukan di Jakarta," tutup dia.

Ketua Veteran DKI, Purnawirawan Laksamana Pertama (Laksma), Adi Mulyo menyampaikan merasa dihargai dengan kehadiran Anies dan upacara yang dilakukan. Ia berharap agar semangat perjuangan terus hadir di tengah-tengah masyarakat.

"Kami merasa diperhatikan oleh Bapak Gubernur sejak proklamasi kemerdekaan sampai sekarang para pahlawan tidak berhenti untuk mengobarkan semangat perjuangan," kata Adi.

Ia meminta para pemuda pemudi untuk terus berjuang. Terakhir ia juga mengingatkan agar generasi muda jangan korupsi.

"Ini harus diwakili, diteruskan oleh para pemuda kita, nilai 45 ini harus diwarisi. Jangan berhenti, terus berlanjut demi negara Indonesia adil dan makmur," ungkap dia.

"Kamu jangan korupsi, tidak boleh korupsi. Pamrih ada tapi jangan terlalu rakus," ucap Adi.


[Gambas:Video CNN] (ctr/mik)