Usai Ledakan, Mapolrestabes Medan Dijaga Ketat

CNN Indonesia | Rabu, 13/11/2019 09:55 WIB
Usai Ledakan, Mapolrestabes Medan Dijaga Ketat Penjagaan ketat dilakukan di lingkungan Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara usai terjadi ledakan diduga bom bunuh diri pada Rabu pagi (13/11). (CNNIndonesia/FNR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penjagaan di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara diperketat usai terjadi ledakan diduga bom bunuh diri pada Rabu pagi (13/11). Tidak sembarang orang bisa memasuki wilayah Mapolrestabes Medan.

Berdasarkan pantauan jurnalis Transmedia Agus Supratman, saat ini pintu utama Mapolrestabes Medan ditutup. Tidak bisa dilalui oleh sembarang orang. Awak media pun tidak diperkenankan masuk.

Sejauh ini, kepolisian juga masih melakukan penyelidikan di lokasi ledakan yang terjadi di dekat kantin Mapolrestabes Medan. Seluruh personel dan pegawai serta orang yang tak berkepentingan diminta untuk meninggalkan Mapolrestabes Medan.
Ledakan diduga akibat bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Medan sekitar pukul 08.45 WIB, Rabu pagi (13/11). Berdasarkan informasi yang dihimpun, ledakan terjadi di dekat kantin dan dekat gedung yang memberikan pelayanan pembuatan SKCK.


Saat ledakan terjadi, sedang banyak warga yang ingin membuat SKCK untuk keperluan pendaftaran seleksi CPNS 2019. Mereka lantas melarikan diri dari lokasi ketika ledakan terjadi.

Sejauh ini, ada satu orang meninggal dunia yang diduga pelaku akibat ledakan. Kemudian ada satu personel polisi yang mengalami luka ringan.
[Gambas:Video CNN] (bmw/bmw)