"Saat ini Densus 88 Antiteror dengan tim Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara sedang bekerja untuk melakukan proses selanjutnya. Apakah jaringan ini masuk dalam jaringan apa dan lain-lain tunggu saja," kata Iqbal saat menghadiri Rakornas Indonesia Maju di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu (13/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diduga pelaku meninggal, ada enam korban, lima dari personel Polri dan satu sipil. Tetapi alhamdulillah laporan sementara korban tidak ada yang luka parah, tetapi ada luka-luka dan ada beberapa kendaraan dinas juga rusak," ucap Iqbal.
Sebelumnya, ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di lingkungan kantin Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara pada Rabu pagi (13/11). Anggota Kepolisian berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Mereka melihat lokasi ledakan dari kejauhan sambil tetap bersiaga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peledakan bom terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Mereka yang diduga bunuh diri dengan meledakkan diri menggunakan atribut ojek online. (dhf/arh)