Densus 88 Diterjunkan Usut Jaringan Bom Mapolretabes Medan

CNN Indonesia | Rabu, 13/11/2019 11:17 WIB
Densus 88 Diterjunkan Usut Jaringan Bom Mapolretabes Medan Kadiv Humas Polri Irjan M Iqbal. (CNN Indonesia/LB Ciputri Hutabarat)
Bogor, CNN Indonesia -- Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. M. Iqbal mengatakan pihaknya menerjunkan satuan Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri untuk mengusut jaringan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

"Saat ini Densus 88 Antiteror dengan tim Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara sedang bekerja untuk melakukan proses selanjutnya. Apakah jaringan ini masuk dalam jaringan apa dan lain-lain tunggu saja," kata Iqbal saat menghadiri Rakornas Indonesia Maju di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu (13/11).

Iqbal juga berkata kepolisian menerjunkan Inafis dan Laboratorium Forensik untuk menyelidiki rincian ledakan. Ia berkata belum bisa mengungkap ke publik soal detail ledakan bom karena masih menunggu laporan dari Medan.


Meski begitu, Iqbal memastikan ledakan diduga dilakukan orang yang pelaku berjalan di halaman apel. Kemudian ada jeda beberapa saat di depan kantor bagian operasi Polrestabes Medan sebelum pelaku meledakkan diri.

"Diduga pelaku meninggal, ada enam korban, lima dari personel Polri dan satu sipil. Tetapi alhamdulillah laporan sementara korban tidak ada yang luka parah, tetapi ada luka-luka dan ada beberapa kendaraan dinas juga rusak," ucap Iqbal.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di lingkungan kantin Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara pada Rabu pagi (13/11). Anggota Kepolisian berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Mereka melihat lokasi ledakan dari kejauhan sambil tetap bersiaga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peledakan bom terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Mereka yang diduga bunuh diri dengan meledakkan diri menggunakan atribut ojek online. (dhf/arh)