Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, ketinggian kolom abu mencapai sekitar 50 meter di atas puncak.
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 41 mm dan durasi 82 detik," demikian keterangan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini G Anak Krakatau berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi: Masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah," demikian tutup keterangan tersebut.
Penetapan siaga itu terjadi pada 27 Desember 2018 setelah erupsi Gunung Anak Krakatau pada 22 Desember 2018 memicu tsunami ke kawasan Banten dan Lampung.
[Gambas:Video CNN]