Kecelakaan Maut Cipali, Polisi Duga Sopir Mengantuk

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 12:23 WIB
Kecelakaan Maut Cipali, Polisi Duga Sopir Mengantuk Kabid Humas Polda Jabat Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut kecelakaan semalam akibat sopir kurang antisipasi. (CNN Indonesia/Huyogo)
Bandung, CNN Indonesia -- Kecelakaan di Tol Cipali yang menewaskan tujuh orang, Kamis (14/11) 00.15 WIB, disebut terjadi karena sopir kurang antisipasi saat melalui jalur itu karena mengantuk. Dua bus terlibat insiden jalan raya di ruas tol Cipali KM 117.800 jalur B dari arah Palimanan menuju Jakarta.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkap kendaraan yang terlibat kecelakaan itu adalah bus Sinar Jaya dengan nomor polisi B 7949 IS dan bus Arimbi dengan nomor polisi B 7168 CGA.

"Kendaraan Sinar Jaya melaju dari arah Jakarta menuju Palimanan. Setiba di TKP, diduga sopir Sinar Jaya kurang antisipasi sehingga kendaraan tidak terkendali lalu menyeberang ke jalur B menabrak bus Arimbi yang datang dari arah cirebon menuju Jakarta di lajur dua," katanya.


[Gambas:Video CNN]

Akibat kecelakaan itu, posisi akhir bus Sinar Jaya di median mengarah ke timur dan bus Arimbi di jalur B mengarah ke barat.

Selain tujuh orang meninggal dunia, kecelakaan di tol Cipali juga menyebabkan empat orang luka berat dan lima orang luka ringan.

"Semua korban dibawa ke RSUD Subang," ujar Trunoyudo.

Polda Jabar membantu Polres Subang untuk menyelidiki kecelakaan di Tol Cipali tersebut.
"Perkara laka lantas dilimpahkan ke unit laka Polres Subang," katanya.

Kapolres Subang, AKBP Teddy Fanani menduga penyebab kecelakaan dua bus disebabkan oleh pengemudi yang mengantuk.

"Kayaknya keterangan tadi malam mengantuk, oleng. Tertidur sehingga nyebrang, kan ada bekas-bekasnya," kata Teddy seperti dikutip Antara.

Teddy menduga ada faktor kelalaian dalam peristiwa kecelakaan tersebut. Pihak kepolisian, kata dia, akan melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus yang juga mengalami luka-luka.

Terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut saat ini tim dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga tengah melakukan analisis di lokasi kejadian guna mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.

Nantinya, kata Dedi, hasil penyelidikan di lapangan itu bakal dijadikan sebagai dasar untuk menetapkan siapa tersangka dalam kasus kecelakaan itu.

"Nanti dari hasil analisa TKP tersebut baru tim akan menentukan siapa yg menjadi tersangka terkait kasus laka lantas tersebut," tuturnya.

Ilustrasi Tol Cipali.Ilustrasi Tol Cipali. (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)
Berikut daftar nama korban kecelakaan tol Cipali:

Warsidin (53) warga Jakarta.

Imam Safii (27) warga Pekalongan.

Aris Yunianto (37) warga Pemalang.

Surta (61) warga Lebak.

Khofifah (32) warga Ngawi.

Kuntarsih (37) warga Pekalongan.

Salsis (24) warga Pekalongan.

(hyg/dis/arh)