Lalin Arah Depok Dialihkan Akibat Proyek Putaran Layang

CNN Indonesia | Sabtu, 16/11/2019 01:58 WIB
Lalin Arah Depok Dialihkan Akibat Proyek Putaran Layang Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Teresia May)
Jakarta, CNN Indonesia -- Proyek jalan putaran di atas simpang tak sebidang yang berlokasi di depan Kampus IISIP Jakarta mulai dilakukan. Karena kegiatan itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengalihkan lalu lintas di sekitaran perlintasan.

"Untuk mendukung kegiatan tersebut, akan dilakukan penutupan putaran eksisting," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Jumat (15/11).

Syafrin menjelaskan putaran eksisting yang dimaksud ialah putaran Utara-Utara dan putaran Selatan-Selatan. Penutupan ini dilakukan mulai tanggal 16 November 2019 pukul 24.00 WIB.


"Namun pekerjaan konstruksi sudah kita mulai sejak tanggal 1 November 2019 secara bertahap hingga 30 Desember 2020," ujar dia.

Karena penutupan itu, pengalihan lalu lintas dari arah Utara/Pasar Minggu akan dialihkan melalui putaran balik setelah Universitas Pancasila. Sementara pengalihan lalu lintas dari arah Selatan/Depok dapat melalui sejumlah jalur.

Pertama, Jalan Lenteng Agung-Jalan Pasar Minggu-putar balik di Poltangan lalu ke arah Depok.

Kedua, Jalan Lenteng Agung-Jalan Jagakarsa-Jalan Kebagusan-Jalan TB Simatupang -putar balik traffic light pertanian-kembali ke Jalan TB Simatupang-putar balik di ranco-Jalan TB Simatupang-ke arah Depok

Ketiga, Jalan Lenteng Agung-Jalan TB Simatupang-putar balik traffic light pertanian-kembali ke Jalan TB Simatupang-putar balik Ranco-Jalan TB Simatupang-Jalan Lenteng Agung-ke arah Depok.

Syafrin menegaskan bahwa proyek ini sepenuhnya di bawah tanggung jawab PT Pembangunan Perumahan. Karenanya, ia mengungkapkan bahwa seluruh keselamatan dan keamanan pengguna jalan di lokasi pekerjaan menjadi tanggungjawab dari perusahaan tersebut.

"Kami mengimbau para pengguna jalan untuk menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan lalu lintas yang ditetapkan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan," tutup dia. (ctr/ayp)