Longsor di Proyek Double Track Rel Sukabumi-Bogor, 2 Tewas

CNN Indonesia | Sabtu, 16/11/2019 14:15 WIB
Longsor di Proyek Double Track Rel Sukabumi-Bogor, 2 Tewas Ilustrasi. Tim SAR saat melakukan pencarian korban tanah longsor di Desa Pattilasang, Kecamatan Manuju, Gowa, Sulawesi Selatan. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
Bandung, CNN Indonesia -- Bencana tanah longsor terjadi di area proyek double track rel kereta api Sukabumi-Bogor, Jawa Barat. Dua orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Informasi yang diperoleh CNNIndonesia.com dari Pusdalops PB BPBD Jawa Barat, longsor terjadi pada Sabtu (16/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian itu masuk wilayah Kampung Cigombong, Desa Wates Jaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


"Kejadian ini dipicu oleh kelalaian pekerja yang sedang memasang triplek tebal di sebelah kiri jalur kereta arah Bogor-Sukabumi. Tiba-tiba tebing atasnya ambrol," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jabar Budi Budiman Wahyu via pesan singkat.


Budi mengatakan akibat longsor itu tebing setinggi kurang lebih 15 meter ambrol, lima unit rumah terancam dan empat orang tertimbun material longsor.

"Korban jiwa, dua orang meninggal dunia dan orang luka berat," ujar Budi.


Semua korban, lanjut Budi, sudah dibawa ke Rumah Sakit Ciawi Kabupaten bogor.

Dua orang meninggal yaitu Wisnu (34) dan Kanapi (30) yang kini dirawat di RSUD Ciawi. Sedangkan dua orang mengalami luka berat yaitu Sukardi (44) dan Sarpin (34), mereka juga dirawat di RSUD Ciawi.

Adapun upaya yang telah dilakukan BPBD Kabupaten Bogor adalah melakukan assessment ke lokasi kejadian dan mengevakuasi korban. Evakuasi juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama unsur Polri, TNI, aparat desa dan warga setempat.


[Gambas:Video CNN] (hyg/pmg)