"Sebelumnya mereka sudah berlatih juga di Tanah Karo, artinya mereka memang dilatih," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Senin (18/11/2019).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi yang sekolah pemanahan dan latihan berkuda itu, sudahlah, untuk apa sih? Sekarang ini waktunya kreatif untuk menghadapi zamannya, dan jangan dikembalikan ke zaman batu. Teknologi semakin berkembang. Kalau kita kembali ke zaman batu, berarti kita ingkar kepada takdir," tegas Kapolda.
Hingga saat ini sudah 23 terduga teroris yang diamankan di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh. Mereka masih berkaitan dengan jaringan bom bunuh diri yang dilakukan oleh RMN di Polrestabes Medan pada Rabu (13/11).
"Dari hasil pengembangan, siapapun yang termasuk jaringan kelompok ini akan dilakukan upaya hukum," kata Agus.
(arh)