Sempat Ditolak Warga, Pelaku Bom Medan Dikebumikan

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 22:02 WIB
Sempat Ditolak Warga, Pelaku Bom Medan Dikebumikan Terduga pelaku bom Medan dimakamkan pada Senin (18/11) malam. (Foto: CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Medan, CNN Indonesia -- Jenazah RMN (24) alias Dedek terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Sikambing di Jalan Gatot Subroto, Medan pada Senin (18/11) malam.

Jenazah RMN sampai di rumah duka di Jalan Jangka, Gang Tentram, sekitar pukul 18.45 WIB untuk kemudian disalatkan di Musala Taqwa.

"Usai disalatkan, jasad RMN kemudian langsung dibawa ke lokasi pemakaman di TPU Sei Sikambing Jalan Gatot Subroto Medan," kata Kepala Lingkungan (Kepling) III Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Ardiansyah Putra.


Pemakaman dihadiri oleh ayah dan saudara mendiang Dedek. Puluhan warga juga tampak turut mengantarkan RMN ke peristirahatan terakhirnya.

"Pemakaman ini disegerakan atas permintaan keluarga dan warga. Apapun masalah dia, tetap (harus) dilaksanakan pemakaman, fardu kifayahnya," ungkap Putra.

Proses pemakaman berlangsung setelah sempat mendapat penolakan dari sekelompok massa yang menggelar aksi unjuk rasa di lokasi TPU Sei Sikambing.

Terkait penolakan warga, Putra menilai hal tersebut sebagai hal yang sah-sah saja. Ia menilai hal itu tergantung bagaimana menyikapinya.

[Gambas:Video CNN]

"Berhubung pelakunya manusia maka layaknya dikubur sebagai manusia dengan baik. Karena dia beragama Islam kita kuburkan secara Islam. Dalam hal ini kita hanya menjembataninya (saja)," ucapnya.

Mewakili pihak keluarga, Putra menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya terutama kepada keluarga korban, pemerintah dan seluruh masyarakat kalau almarhum sudah melakukan hal yang tidak benar.

"Semoga peristiwa ini tidak lagi harus terulang ke depannya. Kita (memang) sangat menyayangkan jalan yang diambilnya," ujarnya.

Putra mengatakan selama ini warga Jalan Nangka mengenal mendiang sebagai pria baik di lingkungan. Namun belakangan sikapnya berubah.

"Dia berubah setelah berumah tangga," ucapnya.

Ledakan pada Rabu (13/11) sekitar pukul 08.45 WIB di Mapolrestabes Medan mengakibatkan enam korban terluka, masing-masing empat polisi, satu pegawai harian lepas (PHL), dan satu warga sipil. Polri semula menyebut RMN sebagai pelaku lone wolf. Namun kemudian diralat dan menyebutnya sebagai bagian dari JAD Medan. (fnr/evn)